AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17132.22
0.29%
+49.07
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
813,779 / gram

Optimalkan Ekonomi Syariah RI, Wapres: "Raksasa Tidur" Harus Dibangunkan

SYARIAH
Dita Angga Rusiana
Selasa, 09 November 2021 15:45 WIB
Wapres Maruf Amin mengaku optimis dengan perkembangan ekonomi syariah Indonesia.
Optimalkan Ekonomi Syariah RI, Wapres:
Optimalkan Ekonomi Syariah RI, Wapres: "Raksasa Tidur" Harus Dibangunkan(Dok.MNC Media)

IDXChannel - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin mengaku bersyukur bahwa ekonomi syariah berkembang secara signifikan di dalam negeri. Mulai dari keuangan syariah, industri makanan dan minuman halal, kosmetik halal, obat-obatan halal, travel ramah muslim, fesyen muslim, media hingga rekreasi bertema Islam.

“Kita bersyukur karena sektor-sektor tersebut berkembang secara signifikan di dalam negeri, salah satunya karena kita memiliki pasar muslim terbesar di dunia. Potensi Indonesia untuk menjadi kekuatan ekonomi dan keuangan syariah dunia sangat besar, bukan hanya sebagai konsumen tetapi juga sebagai produsen,” katanya saat menyampaikan Keynote Speech di acara The 2021 Sebelas Maret International Conference on Islamic Economics secara virtual, Selasa (9/11/2021).

Dia mengatakan adanya pandemi yang menghantam perekonomian dunia membuat Indonesia harus semakin mengoptimalkan ekonomi syariah sebagai mesin pertumbuhan baru

“Terlebih setelah pandemi Covid-19 menghantam ekonomi dunia, kita makin menyadari bahwa sektor ekonomi syariah harus kita optimalkan sebagai mesin pertumbuhan baru yang mendukung perekonomian nasional. Mengutip Presiden Joko Widodo, potensi Indonesia di bidang ekonomi dan keuangan syariah bagaikan “raksasa tidur” yang sudah saatnya kita bangunkan untuk berkontribusi dalam upaya kita mewujudkan cita-cita menjadi negara maju tahun 2045,” paparnya.

Pada kesempatan itu dia menyebutkan bahwa pasar muslim di seluruh dunia mencakup lebih dari 2 miliar populasi dan diprediksi akan terus bertumbuh. State of the Global Islamic Economy Report 2020/2021 memperkirakan belanja muslim di dunia pada sektor ekonomi syariah mencapai USD 2,02 triliun pada 2019.

“Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan 3,2% dari tahun 2018. Meskipun mengalami penurunan pada tahun 2020 akibat pandemi Covid-19. Pada tahun 2024, belanja muslim di dunia diperkirakan akan mencapai USD 2,4 triliun,” ungkapnya.

Maruf menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk menjadikan Indonesia sebagai pemain kunci di bidang ekonomi dan keuangan syariah dunia.

“Bukan hanya sebagai konsumen melainkan juga sebagai produsen,” pungkasnya. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD