AALI
9975
ABBA
400
ABDA
0
ABMM
1450
ACES
1305
ACST
230
ACST-R
0
ADES
2950
ADHI
1025
ADMF
7700
ADMG
210
ADRO
1700
AGAR
340
AGII
1600
AGRO
2130
AGRO-R
0
AGRS
177
AHAP
65
AIMS
486
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
860
AKRA
3970
AKSI
416
ALDO
1020
ALKA
244
ALMI
246
ALTO
280
Market Watch
Last updated : 2021/11/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
497.28
-2.19%
-11.12
IHSG
6533.93
-1.13%
-74.36
LQ45
930.98
-2.07%
-19.70
HSI
-74.94
-100.31%
-23927.18
N225
346.43
-98.78%
-27937.49
NYSE
59.11
-99.64%
-16565.76
Kurs
HKD/IDR 1,834
USD/IDR 14,318
Emas
825,609 / gram

Potensi Pasar Global Berkembang, KNEKS Sebut Industri Halal Butuh Insentif

SYARIAH
Iqbal Dwi Purnama
Jum'at, 22 Oktober 2021 13:15 WIB
Afdhal meminta kepada pemerintah untuk memberikan insentif kepada para pelaku industri halal terutama yang berorientas ekspor.
Industri Halal (Ilustrasi)
Industri Halal (Ilustrasi)

IDXChannel - Direktur Industri Produk Halal, Komite Nasional Ekonomi dan keuangan Syariah (KNEKS) Afdhal Aliasar mengatakan saat ini potensi pasar global untuk industri halal sedang berkembang.

Melihat perkembangan tersebut, Afdhal meminta kepada pemerintah untuk memberikan insentif kepada para pelaku industri halal terutama yang berorientas ekspor.

Misalnya Seperti melakukan kodifikasi terhadap sertifikasi halal produk dengan data perdagangan Indonesia.

"Jadi kedepan harapannya, kalau ekspor produk halal Indonesa, nantinya para eksportir bisa mencantumkan data sertifikasi halal di dalam pemberitahuan ekspor barangnnya," ujarnya dalam Market Review IDXChanel, Jumat (22/10/2021).

Menurutnya dengan adanya kodifikasi ini harapannya dapat bisa membuka tabir yang lebih besar lagi untuk dilihat oleh negara lain bahwa Indonesia memang cukup baik dalam hal produksi produk halal.

"Dengan begitu harapannya kita memiliki statistik yang lebih baik, dengan pencatatan statistik yang lebih baik, untuk seharusnya kebijakan-kebijakan bisa lebih tajan dan tepat sasaran," sambungnya.

Afdhal menjelaskan saat ini perekembangan industri halal ditengah pandemi menghadapi kendala dalam hal supply chain.

Meski demikian dilain hal ada sesuatu yang justru bisa dimanfaatkan, seperti misalnya saat supply chain terganggu, dirinya menyadari bahwa kebutuhan produk halal di Indonesia betul-betul harus dipenuhi.

"Oleh karena itu pemerintah melalui kementerian perindustrian dan stakeholder yang lain yang dilakuakan dengan KNEKS, kita coba mendorong akselerasi Industri produk halal ini supaya bisa naik kelas lebih baik, termasuk membuat produk halal berkualitas," pungkasnya. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD