AALI
8450
ABBA
550
ABDA
0
ABMM
1220
ACES
1315
ACST
250
ACST-R
0
ADES
2720
ADHI
925
ADMF
7650
ADMG
216
ADRO
1395
AGAR
368
AGII
1375
AGRO
2330
AGRO-R
0
AGRS
246
AHAP
70
AIMS
342
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
4050
AKSI
420
ALDO
720
ALKA
272
ALMI
238
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/09/23 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
460.15
0.3%
+1.38
IHSG
6132.50
0.4%
+24.23
LQ45
864.95
0.32%
+2.77
HSI
24491.01
1.11%
+269.47
N225
29639.40
-0.67%
-200.31
NYSE
16352.18
1.04%
+167.68
Kurs
HKD/IDR 1,828
USD/IDR 14,245
Emas
807,330 / gram

RI Lobi Arab Saudi Hilangkan Syarat Umrah Wajib Karantina 14 Hari

SYARIAH
Carlos Roy Fajarta
Senin, 26 Juli 2021 20:44 WIB
Pemerintah sedang melakukan upaya agar Pemerintah Arab Saudi menghapus syarat wajib karantina selama 14 hari bila ingin umrah.
RI Lobi Arab Saudi Hilangkan Syarat Umrah Wajib Karantina 14 Hari (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah sedang melakukan upaya agar Pemerintah Arab Saudi menghapus syarat wajib karantina selama 14 hari bila ingin umrah.

Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Khoirizi membenarkan bahwa Arab Saudi akan mulai mengizinkan jemaah umrah dari luar negaranya mulai 10 Agustus 2021 mendatang.

Namun, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi sebagaimana tercantum dalam surat edaran, diantaranya terkait vaksin dan keharusan karantina 14 hari di negara ketiga sebelum tiba di Saudi bagi 9 negara (India, Pakistan, Indonesia, Mesir, Turki, Argentina, Brasil, Afrika Selatan, dan Lebanon).

"Perwakilan pemerintah di Saudi, yaitu KJRI di Jeddah, telah menerima edaran tersebut pada 15 Zulhijjah 1442H atau 25 Juli 2021. Kami masih pelajari," ujar Khoirizi di Jakarta, Senin (26/7/2021) dalam keterangan tertulisnya.

Menurut Khoirizi, berkenaan dengan surat edaran tersebut, KJRI di Jeddah akan melakukan upaya diplomasi melalui Deputi Umrah Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi. Salah satu isu yang dibahas adalah terkait keharusan karantina 14 hari di negara ketiga. 

"Kami berharap jemaah Indonesia tidak harus persyaratkan seperti itu. Kami dalam waktu dekat juga akan berkoordinasi dengan Dubes Saudi di Jakarta untuk menyampaikan hal dimaksud," kata Khoirizi. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD