sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Skrining Kesehatan Haji Diperketat, Menhaj: Lebih Baik Tidak Berangkat daripada Dipulangkan

Syariah editor Rohman Wibowo
08/01/2026 17:16 WIB
Kementerian Haji dan Umrah akan memperketat skrining kesehatan haji untuk keberangkatan ibadah haji tahun ini.
Skrining Kesehatan Haji Diperketat, Menhaj: Lebih Baik Tidak Berangkat daripada Dipulangkan. (Foto: MNC Media)
Skrining Kesehatan Haji Diperketat, Menhaj: Lebih Baik Tidak Berangkat daripada Dipulangkan. (Foto: MNC Media)

Dalam mitigasi pelaksanaan haji, terutama saat jemaah di Tanah Suci, Kementerian menyoroti salah satu penyebab kekacauan pasca ibadah di Arafah. Karena pada momentum itu, jamaah secara bersama-sama bergerak bersama ke Musdalifah dan Minah.

Sehingga, kementerian akan mengatur lebih lanjut skema Murur dan Tanazul. Persisnya, akan dilakukan pendataan untuk mengurai kepadatan antarjamaah. 

“Tim kami juga mulai pemetaan dan mitigasi risiko sejak awal. Risiko kalau ada perubahan terkait kebijakan pemerintah Saudi kami siapkan, risiko terkait kondisi cuaca yang sangat panas juga kita siapkan, risiko kondisi kesehatan juga,” urainya.

Dia menegaskan bahwa atensi pemerintah soal kondisi kesehatan jamaah dalam standar yang sesuai. Namun, ada beberapa mekanisme yang tidak berjalan sebagaimana mestinya. Tahun lalu, Irfan menduga ada beberapa hal yang tidak bisa diterapkan sepenuhnya.

“Sehingga banyak yang jama’ah yang tidak layak malah lolos. Salah satu yang disampaikan oleh Kementerian Haji Saudi adalah bahwa mereka akan melakukan pemeriksaan secara acak di bandara kedatangan jamaah Indonesia,” ungkapnya.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement