AALI
9625
ABBA
242
ABDA
0
ABMM
2330
ACES
785
ACST
168
ACST-R
0
ADES
7025
ADHI
805
ADMF
8075
ADMG
174
ADRO
2930
AGAR
322
AGII
2080
AGRO
700
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
150
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1530
AKRA
1045
AKSI
300
ALDO
840
ALKA
298
ALMI
0
ALTO
206
Market Watch
Last updated : 2022/06/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.06
-0.29%
-1.55
IHSG
6982.30
-0.2%
-14.16
LQ45
1004.76
-0.29%
-2.88
HSI
22051.03
-1.64%
-367.94
N225
26718.40
-1.22%
-331.07
NYSE
14667.32
-1.13%
-167.98
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,844
Emas
868,854 / gram

Soal Idul Adha 2022 Beda, Ketum PP Muhammadiyah: Sikapi Sebagai Hal Biasa

SYARIAH
Widya Michella
Jum'at, 24 Juni 2022 12:06 WIB
Ketum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir meminta kepada masyarakat menyikapinya dengan biasa saja pada potensi perbedaan Idul Adha 1443H.
Soal Idul Adha 2022 Beda, Ketum PP Muhammadiyah: Sikapi Sebagai Hal Biasa (Dok.MNC)
Soal Idul Adha 2022 Beda, Ketum PP Muhammadiyah: Sikapi Sebagai Hal Biasa (Dok.MNC)

IDXChannel - Ketum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir meminta kepada masyarakat menyikapinya dengan biasa saja pada potensi perbedaan idul Adha 1443H dengan pemerintah atau organisasi Islam yang lain.
Sebab perbedaan di internal umat Islam menurut nya adalah sebuah keniscayaan.

"Kalau misalkan besok ada perbedaan, sikapi saja sebagai hal yang biasa. Dan yang paling penting semua menghayati ibadah kurban dan lebih-lebih di era pandemi," kata Haedar dikutip dalam laman resmi Muhammadiyah, Jumat,(24/06/2022).

Menurutnya, potensi perbedaan penetapan hari-hari besar Agama Islam akan selalu ada jika belum ada kalender hijriyah internasional yang bersifat global.

"Kita selama belum punya kalender hijriyah internasional yang bersifat global itu memang di banyak kawasan akan sering berbeda," ujar dia.

Haedar menyampaikan, concern Muhammadiyah saat ini adalah menginginkan bangsa yang bersatu. Terutama persatuan bangsa dalam keragaman suku, agama, ras, dan golongan, 

"Bahkan mungkin nanti 2024 yang auranya sudah ada dinamika politik tetap mengutamakan kebersamaan, persatuan dalam perbedaan,"tuturnya.

Terakhir Haedar mengajak kepada seluruh umat Islam untuk menyalurkan hewan kurban. Terutama di pandemi covid-19, menurut nya ibadah kurban saat ini justru memiliki makna lebih.

"Kami mengimbau kepada umat Islam lebih-lebih yang kelebihan untuk berkurban, mari kita syiarkan, gelorakan berkurban untuk berbagi bagi saudara-saudara kita yang memerlukan,"ujarnya. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD