AALI
9975
ABBA
400
ABDA
0
ABMM
1450
ACES
1305
ACST
230
ACST-R
0
ADES
2950
ADHI
1025
ADMF
7700
ADMG
210
ADRO
1700
AGAR
340
AGII
1600
AGRO
2130
AGRO-R
0
AGRS
177
AHAP
65
AIMS
486
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
860
AKRA
3970
AKSI
416
ALDO
1020
ALKA
244
ALMI
246
ALTO
280
Market Watch
Last updated : 2021/11/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
497.28
-2.19%
-11.12
IHSG
6533.93
-1.13%
-74.36
LQ45
930.98
-2.07%
-19.70
HSI
-74.94
-100.31%
-23927.18
N225
346.43
-98.78%
-27937.49
NYSE
59.11
-99.64%
-16565.76
Kurs
HKD/IDR 1,834
USD/IDR 14,318
Emas
825,609 / gram

Target RI Jadi Pusat Fesyen Muslim Dunia, Kemendag dan Kadin Gelar JMFW pada 18 November

SYARIAH
Advenia Elisabeth/MPI
Rabu, 10 November 2021 13:26 WIB
Kemendag bersama Kadin akan menggelar Embracing Jakarta Muslim Fashion Week’ pada 18 November 2021.
Target RI Jadi Pusat Fesyen Muslim Dunia, Kemendag dan Kadin Gelar JMFW pada 18 November (Dok.MNC)
Target RI Jadi Pusat Fesyen Muslim Dunia, Kemendag dan Kadin Gelar JMFW pada 18 November (Dok.MNC)

IDXChannel - Kementerian Perdagangan bersama Kamar Dagang Industri (Kadin) Indonesia akan selenggarakan pagelaran ‘Embracing Jakarta Muslim Fashion Week’ pada 18 November 2021 mendatang di Aquatic Gelora Bung Karno, Jakarta.

Hal ini sebagai upaya pemerintah untuk mengembangkan industri fesyen muslim di Indonesia dan menjadikan Indonesia sebagai pusat fesyen muslim dunia.

Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Didi Sumedi mengatakan peluang industri fesyen muslim dan industri halal cukup menjanjikan. Warga muslim dunia diperkirakan membelanjakan lebih dari USD 2 triliun di sektor makanan, produk farmasi, kosmetik, fashion, serta rekreasi.

"Oleh sebab itu, dengan adanya ‘Embracing JMFW 2021’ diharapkan akan menguatkan industri fesyen muslim di dalam negeri dan membuka peluang bisnis di pasar global," ujar didi, Rabu (10/11/2021).

Didi memperkirakan, nilai ekspor produk halal Indonesia baru mencapai USD 6 miliar atau peringkat ke-21 dunia. Sementara untuk ekspor fesyen muslim, diperkirakan USD 4,1 miliar atau peringkat ke-13 dunia.

Menurut The State of Global Islamic Economic, pertumbuhan industri fesyen muslim di Indonesia adalah yang terbaik kedua di dunia, dengan konsumsi mencapai USD 21 miliar dan pertumbuhan rata-rata 18,2 persen per tahun.

Adapun berdasarkan Global Religious Futures, Indonesia merupakan salah satu negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Jumlah penduduk muslim di Indonesia saat ini mencapai 13 persen dari populasi muslim dunia.

Perwakilan Kadin sekaligus Wakil Ketua Komite Promosi Fesyen Muslim Nasional Anne Patricia Sutanto menegaskan dukungan Kadin terhadap pengembangan industri fesyen muslim Indonesia.

“Kadin mendukung akselerasi dunia usaha dan membangun kekompakan bersama ekosistem berbagai sektor usaha antar pengusaha dari hulu ke hilir dalam inisiasi JMFW sebagai Pusat Muslim Fesyen Dunia. JMFW diagendakan menjadi program tahunan Kemendag dan Kadin yang bertujuan membesarkan sektor-sektor usaha berorientasi domestik dan ekspor. JMFW diharapkan dapat menjadi pagelaran fesyen muslim terbesar di dunia,” urai Anne.

Anne menambahkan, fesyen muslim Indonesia berpotensi untuk dapat bersaing di pasar global. Potensi tersebut antara lain, Indonesia memiliki beragam desain dengan ciri khas budaya yang menampilkan wastra Indonesia, seperti batik, tenun, bordir, dan aksesoris (perhiasan).

Adapun Komite Bidang Media Relations JMFW Svida Alisjahbana menerangkan, di tahun pertama penyelenggaraannya ini, JMFW akan fokus memperkenalkan desain fesyen muslim Indonesia yang kaya keberagaman kepada pasar domestik dan dunia Internasional.

"Rangkaian acara ‘Embracing JFMW 2021’ antara lain pertunjukan fesyen yang menampilkan 36 jenama fesyen muslim dan diskusi perkembangan fesyen muslim Indonesia. Seluruh acara ‘Embracing JMFW 2021’ dapat dinikmati pecinta fesyen secara langsung di lokasi acara dan akan disiarkan melalui berbagai platform digital," terang Svida.

Svida menambahkan,  Embracing JMFW 2021 merupakan langkah awal memperkenalkan JMFW yang akan diluncurkan tahun depan sebagai salah satu rangkaian dari Trade Expo Indonesia (TEI) ke-37. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD