AALI
9725
ABBA
394
ABDA
0
ABMM
1420
ACES
1220
ACST
232
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1025
ADMF
7725
ADMG
198
ADRO
1815
AGAR
330
AGII
1505
AGRO
1925
AGRO-R
0
AGRS
176
AHAP
81
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
4190
AKSI
424
ALDO
1035
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/03 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
501.87
-1.3%
-6.63
IHSG
6538.51
-0.69%
-45.31
LQ45
938.93
-1.11%
-10.56
HSI
23766.69
-0.09%
-22.24
N225
28029.57
1%
+276.20
NYSE
0.00
-100%
-16133.89
Kurs
HKD/IDR 1,845
USD/IDR 14,395
Emas
819,409 / gram

Tingkatkan Hubungan Bilateral, Kemenag Kirim 15 Imam Masjid RI ke UEA

SYARIAH
Widya Michella
Senin, 01 November 2021 13:20 WIB
Kemenag mengirimkam sebanyak 15 imam masjid asal Indonesia ke Uni Emirat Arab.
Tingkatkan Hubungan Bilateral, Kemenag Kirim 15 Imam Masjid RI ke UEA (Dok.MNC Media)
Tingkatkan Hubungan Bilateral, Kemenag Kirim 15 Imam Masjid RI ke UEA (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Sebanyak 15 imam masjid asal Indonesia telah diberangkatkan ke Uni Emirat Arab menggunakan penerbangan reguler Pesawat Etihad nomor EY 475, Bandara Soekarno Hatta, Kota Tangerang dengan, Sabtu (30/10/2021) malam.

"Imam yang diberangkatkan malam ini merupakan hasil seleksi bulan Maret 2021 oleh Otoritas UEA. 28 imam lulus, mengundurkan diri 1 orang, meninggal dunia 1 orang, 3 orang tidak lulus medical check up (MCU),"kata Udin demikian dikutip pada laman resmi Kemenag, Senin,(1/11/2021). 

Sebelumnya, Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin imam masjid asal Indonesia merupakan permintaan khusus Putra Mahkota UEA, Syeikh Zayed kepada Presiden RI Joko Widodo. Hal ini, tambahnya, merupakan bukti baiknya hubungan dua negara.

"Ini bukti keseriusan Kemenag untuk menjalankan amanah Presiden terkait hubungan dua negara. Meski sempat terkendala pandemi Covid-19, alhamdulillah 15 imam asal Indonesia bisa diberangkatkan,"jelas Kamaruddin.

Umat Islam Indonesia lanjutnya, memiliki karakter moderat. Baik dalam pemahaman maupun sikap keberagamaan. 

"Hal ini menjadi daya tarik selain kemampuan dalam menghafal, bagusnya suara, tepatnya tajwid, dan kemampuan berbahasa Arab dan Inggris,"ucapnya.

Ia menambahkan dari 23 imam tersisa, hanya 15 orang yang dapat diberangkatkan. Sebanyak 8 imam terkendala persoalan administrasi. "Target Kemenag yang 8 imam akan menyusul di pertengahan November, insyaallah,"sambung Udin.

Nantinya, 15 imam ini langsung dijemput oleh Kedutaan Besar Indonesia di Abu Dhabi dan juga disambut oleh sejumlah warga Indonesia di Abu Dhabi.

"Kami menerima info, WNI di Abu Dhabi menyambut dengan antusias. Setelah istirahat di Kedubes Indonesia di Abu Dhabi, mereka akan langsung ditugaskan di Rosul Khoimah, Fujairah, dan Dafrah,"imbuhnya Udin.

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD