AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20116.20
-0.27%
-55.07
N225
26604.84
-0.27%
-72.96
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,038 / gram

UKM hingga e-Commerce, Industri Halal di Indonesia Kian Menggeliat

SYARIAH
Novi Fauziah
Jum'at, 22 April 2022 02:30 WIB
Potensi industri halal Indonesia disadari oleh pemerintah yang aktif menjalankan berbagai inisiatif untuk mendorong kemajuannya.
UKM hingga e-Commerce, Industri Halal di Indonesia Kian Menggeliat
UKM hingga e-Commerce, Industri Halal di Indonesia Kian Menggeliat

IDXChannel - Potensi industri halal Indonesia disadari oleh pemerintah yang aktif menjalankan berbagai inisiatif untuk mendorong kemajuannya. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) pun telah meluncurkan program, yang mana mempertemukan pelaku usaha ekonomi kreatif, khususnya di industri halal untuk mendapatkan pendanaan dalam mengembangkan bisnis.

Mengacu pada Indonesia Halal Market Report 2021/2022, bahwasannya potensi industri halal di Indonesia diprediksi mencapai 281,6 miliar dolar AS pada 2025 mendatang.

Terlebih fesyen muslim, di mana Indonesia masih menjadi salah satu negara terbaik dalam produksi industri tersebut. Baik dari segi kualitas bahan, produksi, motif hingga model-model pakaian yang kekinian. Sehingga bisa menjadi kiblat fesyen muslim dunia.

VP Fashion Muslim & Hasanah Blibli, Ratih Arsanti mengatakan, bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan ekosistem halal dalam menjawab kebutuhan masyarakat, yakni dalam memenuhi gaya hidup yang halal.

"Serta yang terintegrasi dan lengkap. Ini juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung visi pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Maju 2045 melalui pemberdayaan para pelaku industri kreatif halal dalam memajukan sektor ini bersama-sama," ujarnya dalam talk show Mendorong Industri Kreatif dalam Ekosistem Halal, Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2022 di Ballroom The Ritz-Carlton Jakarta, Kamis (21/04/22).

Ia menambahkan, bahkan saat ini fesyen-fesyen muslim sudah merambat ke e-commerce atau marketplace. Sehingga dapat memudahkan para pelaku UMKM memasarkannya, dan konsumen juga lebih mudah membelinya.

Sementara itu Co-Founder Tatuis, Mira Gartina Sumawijaya menambahkan, bahwa produknya yang menjual mukena, sajadah dan fesyen muslim lainnya membuatnya memudahkan penjualnya.

"Saya pun merasa aman dalam memberikan kepastian halal bagi konsumen seraya menjaga kualitas produk yang saya miliki hingga ke tangan pembeli," katanya.

Ia melanjutkan, jaminan halal untuk semua produk, penyimpanan yang amanah sangat penting. Serta terpisah dari produk non-halal, dan penjual yang terpercaya.

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD