Meski demikian, dia memastikan, pemerintah bergerak cepat menuntaskan hambatan tersebut agar seluruh petugas dapat berangkat sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Kita kejar untuk bisa berangkat pada waktu yang ditentukan,” ujar Irfan.
Menurutnya, seluruh kebutuhan dasar jamaah mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi hingga layanan kesehatan telah disiapkan.
Sementara untuk akomodasi di Makkah, pemerintah menyiapkan 177 hotel yang tersebar di sejumlah wilayah seperti Jarwal, Misfalah, Raudhah, Syisyah, dan Aziziyah.
Sedangkan di Madinah, kata dia, tersedia 100 hotel yang seluruhnya berada di kawasan Markaziyah.