Perbaikan pelayanan yang dirasakan terkait perubahan skema waiting list sehingga rerata waktu tunggu jamaah bisa dipangkas. Penerapan istitha'ah kesehatan juga diperketat.
Selain itu, perbaikan juga nampak antara lain pada layanan transportasi, hotel, konsumsi, dan pelayanan kesehatan di Arab Saudi.
Romo Syafi'i mencontohkan, ada 345 jamaah yang kondisi kesehatannya menurun di bandara terpaksa dipulangkan demi keselamatan mereka. Fasilitas transportasi seperti bus Shalawat beroperasi selama 24 jam untuk melayani mobilitas jamaah.
Meski relatif jauh, Hotel Al-Hidayah dinilai bersih, nyaman, dengan akses yang efisien, serta kualitas konsumsi juga terjaga.
"Soal makanan tak ada keluhan, jamaah bilang khawatir badannya naik. Kami sengaja mengurangi cabai demi menjaga kesehatan menjelang puncak haji," kata Romo Syafi'i.