IDXChannel - Penyedia aplikasi layanan streaming musik online Sotify pada kuarta IV 2022 berhasil menggaet 205 juta pelanggan.
Hal ini membuat Spotify menjadi layanan streaming pertama yang melampaui angka 200 juta pelanggan.
Kendati mengalami kenaikan, Spotify juga melaporkan bahwa pihaknya mederita kerugian. Dalam laporan yang dirilis, Spotify mengalami kerugian USD231 juta atau sekitar Rp 3,5 triliun di kuartal IV 2022. Sementara untuk total pengguna aktif bulanan Spotify menjadi 489 juta, dibanding kuartal sebelumnya di tahun yang sama sebanyak 456 juta.
"[Pengguna Aktif Bulanan] mencatat penambahan bersih rekor tertinggi per kuartal di angka 33 juta untuk Q4, 10 juta di atas prediksi," kata perusahaan dalam dokumen keuangan lengkapnya, dilansir melalui Apple Insider, Rabu (1/2/2023).
Kerugian ini disebabkan oleh biaya iklan yang lebih tinggi serta keharusan untuk mempekerjakan karyawan baru. Minggu lalu Spotify mengumumkan akan mengurangi tenaga kerjanya sebesar 6 persen atau sekitar 600 orang.