Ia menjelaskan, peluncuran satelit NEO-1 merupakan bagian dari proses regenerasi berkelanjutan dari satelit-satelit sebelumnya, sekaligus menjadi titik awal perjalanan besar menuju kemandirian antariksa Indonesia.
Arif menegaskan bahwa penguasaan teknologi ini harus diletakkan sebagai fondasi kokoh bagi lahirnya industri nasional yang mampu memproduksi layanan bernilai tambah tinggi.
"Dari hasil riset, kita coba memperkuat menuju inovasi, dari inovasi menuju industri, dan dari industri menuju penguatan ekonomi nasional. Inilah esensi hilirisasi riset yang terus didorong oleh BRIN," ucap dia.
Melalui langkah strategis ini, BRIN optimistis telah membuka ruang usaha yang jauh lebih luas bagi ekosistem industri antariksa domestik. Aktivitas keantariksaan kini tidak lagi dipandang secara konvensional sebagai aktivitas riset di sektor hulu semata.
Sektor ini telah bertransformasi menjadi pilar ekonomi baru yang komprehensif, mencakup manufaktur satelit beserta komponennya, integrasi, pengujian, layanan operasi satelit, pemanfaatan stasiun bumi telemetry, tracking, and command (TT&C), industri peluncuran, pembangunan bandar antariksa, hingga hilirisasi berbagai layanan berbasis data antariksa.