Meta mengatakan bahwa fitur tersebut belum aktif di India. Pihaknya telah menyimpan nama tokoh publik dan akun terverifikasi sehingga hanya bisa dipakai pemiliknya yang sah.
"Untuk melindungi dari peniruan identitas, kami telah menyimpan nama-nama yang paling terkenal sehingga hanya dapat diklaim oleh pemiliknya yang sah," kata WhatsApp dalam sebuah pernyataan.
"Pengguna masih memerlukan nomor telepon untuk menggunakan WhatsApp dan kami telah membangun beberapa lapisan pertahanan terhadap penipuan ke dalam nama pengguna," ujarnya.
Fitur nama pengguna sudah tersedia di platform pesan populer lainnya, WeChat, yang dimiliki oleh raksasa teknologi China, Tencent. (Wahyu Dwi Anggoro)