Jika saham Alphabet terus menguat, valuasi induk Google itu dapat mendekati USD4,5 triliun.
Divisi Google yang paling cepat berkembang adalah divisi Cloud-nya. Divisi ini sukses memanfaatkan booming kecerdasan buatan (AI) untuk menjual lebih banyak produk dan layanan kepada pelanggan korporat dan lembaga pemerintah. Pendapatan Google Cloud melonjak 63 persen menjadi USD20 miliar.
Kesuksesan divisi Cloud merupakan tanda bahwa pengeluaran besar Alphabet untuk AI sejauh ini membuahkan hasil, meskipun banyak yang khawatir perusahaan itu terlalu banyak menginvestasikan uang ke dalam teknologi yang masih baru dan belum terbukti.
Namun, Alphabet bertaruh bahwa lebih baik menghabiskan terlalu banyak uang untuk AI daripada terlalu pelit dan berisiko tertinggal. (Wahyu Dwi Anggoro)