sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

MyRepublic (DSSA) Tuntaskan Uji Laik Operasi FWA 5G di Sumatera dan Sulawesi

Technology editor Rahmat Fiansyah
23/02/2026 13:00 WIB
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) melalui anak usahanya, PT Eka Mas Republik menggelar Uji Laik Operasi (ULO) layanan internet berbasis FWA 5G.
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) melalui anak usahanya, PT Eka Mas Republik menggelar Uji Laik Operasi (ULO) layanan internet  berbasis FWA 5G. (Foto: Ist)
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) melalui anak usahanya, PT Eka Mas Republik menggelar Uji Laik Operasi (ULO) layanan internet berbasis FWA 5G. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) melalui anak usahanya, PT Eka Mas Republik menggelar Uji Laik Operasi (ULO) layanan internet unlimited berbasis Fixed Wireless Access (FWA) 5G di wilayah operasinya.

DSSA yang merupakan bagian dari Sinarmas Group sebelumnya memenangkan lelang FWA 1,4 Ghz untuk Region 22 (Sumatera, Bali, dan Nusa Tenggara)  dan 3 (Kalimantan dan Sulawesi). Untuk Sumatera, ULO digelar di Medan, sedangkan di Sulawesi digelar di Makassar.

Proses ULO merupakan prasyarat operasional layanan FWA guna memastikan kesiapan jaringan, kualitas layanan, dan kepatuhan terhadap regulasi sebelum layanan dioperasikan secara komeresial.

Lewat brand MyRepublic Air, layanan FWA 5G dinyatakan lulus ULO dan memenuhi standar kualitas layanan serta regulasi teknis dan operasional. Kecepatan internet untuk unduh (download) juga mampu mencapai 100 Mbps, sehingga secara resmi berhak memperoleh lisensi operasional sebagai penyedia layanan WFA.

Chief Executive Officer (CEO) MyRepublic Indonesia, Timotius Max Sulaiman mengatakan, pelaksanaan ULO di Medan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi digital di wilayah Sumatera. 

“Kami melihat potensi besar di Pulau Sumatra, baik dari sisi masyarakat, pelaku usaha, maupun sektor pendidikan. Kehadiran MyRepublic Air di Medan menjadi langkah nyata untuk memperluas akses internet berkualitas yang dapat mendorong produktivitas dan transformasi digital di berbagai sektor,” ujar Timotius melalui keterangan resmi, Senin (23/2/2026).

Sementara itu, Chief Technology Officer (CTO) MyRepublic Indonesia, Hendra Gunawan menjelaskan, Uji Laik Operasi MyRepublic Air mencakup pengujian menyeluruh terhadap performa jaringan, stabilitas koneksi, latensi, serta kualitas layanan end-to-end sesuai parameter teknis yang ditetapkan regulator. 

“Hasil ULO menunjukkan jaringan MyRepublic Air mampu beroperasi secara konsisten dan melampaui ambang batas minimum kecepatan unduh yang dipersyaratkan. Dengan desain arsitektur jaringan yang scalable, MyRepublic Air siap memperluas layanan FWA secara bertahap di berbagai wilayah dengan tetap menjaga standar kualitas layanan,” ujar Hendra.

Setelah Sulawesi dan Sumatera, MyRepublic Air akan terus diperluas secara bertahap ke berbagai wilayah Indonesia guna menghadirkan konektivitas yang andal dan terjangkau bagi masyarakat. Pelaksanaan ULO merupakan tahapan lanjutan setelah MyRepublic resmi membuka pra-registrasi MyRepublic Air sebagai layanan internet FWA terbaru untuk masyarakat.

"MyRepublic Air siap menjadi solusi konektivitas berbasis FWA dengan kecepatan hingga 100 Mbps dan harga yang terjangkau, mulai dari Rp100 ribuan per bulan. Layanan ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak wilayah dan memberikan alternatif akses internet berkualitas, khususnya di area yang belum sepenuhnya terlayani jaringan fiber optik," katanya.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement