IDXChannel - Oracle dikabarkan berencana kembali melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal yang dapat memengaruhi ribuan karyawan.
Dilansir dari Moneycontrol pada Selasa (1/9/2026), raksasa teknologi itu disebut ingin memangkas biaya operasi di berbagai divisi.
Meskipun skalanya masih belum jelas, perkiraan internal di antara para karyawan memprediksi jumlahnya dapat mencapai 10.000 orang secara global.
Hal ini terjadi setelah pengurangan besar-besaran jumlah karyawan Oracle dalam beberapa kuartal terakhir. Perusahaan memangkas 21.000 pekerja selama periode 12 bulan yang berakhir pada 31 Mei.
Waktu pemutusan hubungan kerja masih belum pasti. Para karyawan memperkirakan tindakan tersebut akan dilakukan pada awal atau pertengahan September.
Gelombang PHK ini terjadi ketika Oracle berinvestasi besar-besaran dalam infrastruktur cloud dan kecerdasan buatan (AI). Perusahaan menggeser alokasi dana ke investasi tersebut.
Selain Oracle, gelombang PHK serupa juga terjadi raksasa teknologi lainnya, termasuk Meta dan Microsoft. (Wahyu Dwi Anggoro)