sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pemegang Saham Samsung Tolak Kesepakatan Upah yang Cegah Mogok Massal

Technology editor Wahyu Dwi Anggoro
21/05/2026 16:26 WIB
Sekelompok pemegang saham Samsung Electronics berencana mengambil tindakan hukum terhadap kesepakatan upah antara manajemen dan serikat pekerja.
Pemegang Saham Samsung Tolak Kesepakatan Upah yang Cegah Mogok Massal. (Foto: Freepik)
Pemegang Saham Samsung Tolak Kesepakatan Upah yang Cegah Mogok Massal. (Foto: Freepik)

IDXChannel - Sekelompok pemegang saham Samsung Electronics berencana mengambil tindakan hukum terhadap kesepakatan upah antara manajemen dan serikat pekerja.

Dilansir dari AFP pada Kamis (21/5/2026), kesepakatan upah sementara itu dicapai pada Rabu malam.

Sebagai bagian dari kesepakatan, serikat pekerja menunda aksi mogok massal selama 18 hari yang rencananya dimulai hari ini. Akhir bulan ini, puluhan ribu karyawan akan melakukan pemungutan suara untuk menentukan apakah akan menyetujui atau menolak kesepakatan itu.

Berdasarkan kesepakatan sementara antara Samsung dan serikat pekerjanya, upah akan naik dan bonus khusus sebagian akan dibayarkan dalam bentuk saham perusahaan selama 10 tahun.

Hal itu bergantung pada pencapaian laba operasional divisi chip lebih dari 200 triliun won setiap tahun antara 2026 dan 2028, kemudian 100 triliun won hingga tahun 2035.

Kantor Pusat Aksi Pemegang Saham Korea, sebuah kelompok pemegang saham, menggelar unjuk rasa memprotes kesepakatan tersebut hari ini di dekat kediaman Ketua Samsung Electronics Lee Jae-yong.

"Negosiasi mengenai bonus yang terkait dengan laba operasional tidak disahkan dalam resolusi pemegang saham, dan oleh karena itu tidak memiliki validitas hukum berdasarkan undang-undang komersial yang berlaku saat ini," kata kelompok pemegang saham itu dalam pernyataan mereka.

"Kami akan menggunakan semua cara hukum yang tersedia untuk memblokir setiap pencairan dana perusahaan untuk kesepakatan tersebut jika dilakukan dengan mengabaikan prosedur," kata mereka.

Chip memori Samsung ditemukan di berbagai produk, mulai dari barang elektronik konsumen hingga pusat data kecerdasan buatan (AI)

Pada April, Samsung mengatakan laba operasional kuartal pertama melonjak sekitar 750 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sementara kapitalisasi pasarnya melampaui USD1 triliun untuk pertama kalinya bulan ini.

Prospek pemogokan telah menimbulkan kekhawatiran tentang dampak ekonomi terhadap Korea Selatan, di mana semikonduktor menyumbang sekitar 35 persen dari ekspor. (Wahyu Dwi Anggoro)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement