Lonjakan tersebut terutama didorong oleh merek kendaraan listrik asal Vietnam, Vinfast, yang mencatatkan penjualan wholesales sekitar 7,8 ribu unit dan langsung menembus jajaran lima besar penjualan nasional pada Desember 2025.
Sebagai perbandingan, total penjualan Vinfast sepanjang 2025 tercatat sekitar 10 ribu unit, yang berarti hampir 80 persen di antaranya terjadi hanya dalam satu bulan.
CEO Vinfast Indonesia Kariyanto Hardjosoemarto mengungkapkan, angka tersebut mencakup penjualan ke konsumen individu serta distribusi unit ke operator armada atau fleet operators.
Stockbit pada Selasa (13/1/2026) menilai lonjakan ini kemungkinan besar berkaitan dengan realisasi rencana ekspansi operator taksi asal Vietnam, Xanh SM, yang menargetkan pengadaan 10 ribu armada sepanjang 2025.
Jika mengecualikan kontribusi Vinfast, tren pemulihan penjualan mobil nasional dinilai tetap berlanjut. Total penjualan Grup Astra International (ASII) tercatat sekitar 41 ribu unit pada Desember 2025, turun tipis 3 persen yoy namun naik 14 persen MoM.