sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Peringatan Interpol: Cybercrime Kini Diindustrialisasi dengan AI, Begini Penjelasannya

Technology editor Kurnia Nadya
20/06/2026 14:13 WIB
Pemanfaatan AI meningkatkan skala operasi kejahatan digital ke tingkat ‘industrialisasi’
Peringatan Interpol: Cybercrime Kini Diindustrialisasi dengan AI, Begini Penjelasannya. (Foto: Istimewa)
Peringatan Interpol: Cybercrime Kini Diindustrialisasi dengan AI, Begini Penjelasannya. (Foto: Istimewa)

Penggerebekan markas-markas cybercrime yang belakangan digencarkan di negara-negara tersebut tidak membuat kelompok kriminal kapok. Mereka justru beradaptasi dan memindahkan markas operasinya. 

Ada Jurang Kesiapan di Negara-Negara untuk Mengatasi Cybercrime

Jetton juga mengatakan bahwa terdapat kesenjangan yang signifikan di antara negara-negara Asia dan Pasifik Selatan. Beberapa negara telah memiliki sumber daya yang mumpuni, tetapi ada pula yang baru membentuk unit cybercrime belum lama ini. 

Kesenjangan ini menjadi kelemahan wilayah Asia dan Pasifik Selatan dalam menghadapi kejahatan siber. Negara yang baru membentuk unit cybercrime ini, kata Jetton, sangat ketinggalan untuk menangkal kejahatan siber yang cepat berevolusi. 

“Bahkan Interpol, dengan segala sumber daya dan keluasan jangkauan kami, tidak selamanya memiliki jawaban untuk pencegahan ampuh. Ini memerlukan kerja sama semua pihak untuk pencegahan dan meningkatkan kesadaran masyarakat,” kata dia. 

Selain itu, negara-negara dalam satu kawasan juga harus meningkatkan kooperasi lintas perbatasan yang lebih kuat untuk mempercepat pertukaran informasi intelijen antara pemerintah. 

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement