Dia menuturkan bahwa sistem tersebut bisa menyelesaikan masalah keamanan dan maraknya kejahatan digital seperti scamming yang sering dieksekusi para pelaku lewat nomor seluler.
“Terutama masalah dari sisi keamanan, adanya scam kemudian penggunaan identitas yang tidak seharusnya. Nah, dengan adanya biometrik ini kita bisa meminimalisir problem-problem tersebut,” kata Dian.
Menurutnya, cara tersebut lebih efektif dibandingkan registrasi menggunakan KTP. Sebab biometrik secara detail dan tepat mengidentifikasi identitas seseorang.
“Karena kalau biometri ,kan, enggak mungkin bisa dikloning. Kalau KTP masih bisa fotonya di diganti atau bagaimana, tetapi kalau biometrik menggambarkan identitas orang tertentu,” ucap dia.
Maka dari itu, pihaknya sangat mendukung dengan adanya teknologi biometrik yang diterapkan dalam sistem registrasi SIM Card seperti sekarang ini.