“Kami apresiasi Roblox yang sudah menyampaikan komitmen kepatuhan, di mana Roblox sudah memulai untuk melakukan age verification atau verifikasi usia terhadap seluruh user-nya. User di bawah 16 tahun di Indonesia, tadi disampaikan oleh mereka, estimasinya ada 23 juta pemain, dengan kurang lebih total pemain 45 juta di Indonesia saja,” jelas dia.
Selain itu, fitur komunikasi bagi pengguna atau aku yang berusia di bawah 16 tahun juga akan dimatikan secara otomatis. Sehingga, anak-anak tidak bisa berkomunikasi dengan orang tidak dikenal.
“Dari age verification itu, diwajibkan melakukan verifikasi. Jika tidak, maka chat atau fitur komunikasi langsung dimatikan. Termasuk ada kemungkinan orang di atas 16 tahun tidak melakukan verifikasi wajah, dia juga otomatis akan dimatikan fitur komunikasinya,” ucap Meutya.
Roblox Terapkan Klasifikasi Game untuk User di Bawah 16 Tahun dan 13 Tahun
Lebih lanjut, Meutya menuturkan bahwa Roblox juga saat ini menerapkan pembatasan permainan bagi akun dengan pengguna di bawah 16 tahun atau 13 tahun. Ia menambahkan bahwa langkah tersebut diambil untuk memenuhi elemen keamanan dalam regulasi yang ada.
“Fitur lainnya adalah pembatasan games sesuai klasifikasi usia. Game yang bisa dilihat oleh di bawah 13 tahun akan berbeda dengan yang dilihat oleh 16 tahun ke bawah, dan oleh 16 tahun ke atas. Jadi tadi kita memenuhi dua unsur yang satu, kalau di PP Tunas itu ada komunikasi, tidak boleh ada komunikasi dengan orang tak dikenal, yang kedua adalah konten," tutur dia.