Samsung juga mengatakan berencana untuk mendirikan pusat penelitian robotika di Amerika Serikat (AS), China, dan Jepang, di mana teknologi robotika berkembang pesat.
Selama konferensi pers laporan keuangan Januari lalu, Samsung menyatakan bahwa perusahaan menargetkan perkembangan signifikan dalam bisnis robotika humanoidnya tahun ini.
Pada April, Samsung mengatakan akan mempertimbangkan investasi dan akuisisi jika diperlukan untuk mempercepat pengembangan dan komersialisasi di bidang robotika.
Samsung juga mengatakan kemajuan teknologi seperti AI fisik membuat bisnis robotika semakin potensial. Perusahaan mengatakan berencana untuk mengembangkan robot humanoid untuk meningkatkan produktivitas dan pengalaman pengguna, awalnya untuk diterapkan di lokasi manufaktur sebelum berekspansi ke sektor rumah tangga dan ritel. (Wahyu Dwi Anggoro)