Mikrochip merupakan fondasi hampir seluruh teknologi modern, dan permintaannya melonjak tajam seiring pesatnya perkembangan kecerdasan buatan. Perusahaan teknologi besar, termasuk Tesla, kini bersaing untuk mendapatkan pasokan yang lebih besar dari produsen chip terkemuka.
Meski Tesla belum memiliki fasilitas manufaktur chip sendiri, perusahaan telah mengembangkan chip untuk sistem autonomous driving selama beberapa tahun terakhir. Saat ini Tesla menggunakan kontraktor untuk memproduksi chip AI5 barunya, yang menurut Musk akan lebih murah, lebih hemat energi, dan lebih optimal untuk sistem kecerdasan buatan.
Tahun lalu, Musk juga mengumumkan bahwa Tesla akan mulai memproduksi Cybercab, kendaraan listrik otonom tanpa setir dan pedal, pada April 2026. Dia menambahkan bahwa berkat perkembangan AI dan robotika, ekonomi global berpotensi tumbuh 10 kali lipat, bahkan hingga 100 kali lipat.
(NIA DEVIYANA)