IDXChannel - Elon Musk memberikan kesaksian dalam persidangan penting mengenai masa depan perusahaan kecerdasan buatan (AI) OpenAI.
Orang terkaya di dunia ini menggugat OpenAI, CEO-nya Sam Altman, serta Presidennya Greg Brockman.
Dilansir dari Reuters pada Rabu (29/4/2026), Musk menuduh mereka telah mengkhianatinya dan publik karena merevisi status nirlaba OpenAI.
“Jika kita membiarkan penjarahan lembaga amal menjadi hal yang wajar, fondasi kegiatan amal di Amerika akan hancur,” kata Musk pada hari pertama persidangan yang digelar di California, Amerika Serikat (AS) pada Selasa kemarin.
Musk, yang mendirikan perusahaan otomotif Tesla dan perusahaan roket SpaceX, juga menyebut OpenAI sebagai buah pikirannya.