Dari sisi perolehan hasil usaha, sepanjang semester I 2026 perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp1,70 triliun, naik 6,25 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,60 triliun.
Dari efisiensi dan pengendalian beban, laba bersih SMF melonjak 33,90 persen menjadi Rp391 miliar pada Juni 2026. Kualitas portofolio juga terjaga sangat prima dengan rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) net berada pada posisi 0,00 persen.
“Pertumbuhan kinerja keuangan yang terjaga dan kualitas aset dengan NPL net 0 persen ini menjadi modal utama kami untuk terus memperluas jangkauan pembiayaan," kata Ananta.
(Dhera Arizona)