Herfinia juga mengeklaim bahwa proses kredit yang sepenuhnya digital terbukti turut meningkatkan produktifitas dan skalabilitas bisnis konsumer.
"Selain itu, kami juga tetap melakukan ekspansi secara terukur di segmen korporasi dan komersial, yang fokus pada proyek berbasis ekosistem daerah, yang kami harapkan dapat turut berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi di daerah," ujar Herfinia.
Di luar itu, lanjut Herfinia, pihaknya juga terus memperkuat sinergi bisnis dengan Kelompok Usaha Bank (KUB), sehingga kinerja anak usaha mampu berkontribusi terhadap aset sebesaer Rp42,8 triliun, atau sekitar 18 persen terhadap total aset konsolidasi.
"Ke depan, kami akan terus memperkuat sinergi bisnis dan efisiensi operaisonal melalui skema sharing fee, serta kolaborasi produk, untuk meningkatkan profitabilitas dan daya grup secara berkelanjutan," ujar Herfinia.
(taufan sukma)