Ivan menjelaskan, penyesuaian dilakukan baik pada suku bunga kredit maupun dana pihak ketiga. Namun, Danamon tidak serta-merta menaikkan seluruh suku bunga, melainkan mempertimbangkan kebutuhan nasabah serta kondisi likuiditas di pasar.
Selain melakukan penyesuaian pricing, Danamon tetap mengedepankan strategi peningkatan transaksi nasabah untuk menjaga pertumbuhan dana murah. Perseroan juga terus memperkuat layanan transaksi, termasuk transaksi valuta asing, guna meningkatkan penghimpunan dana sekaligus menjaga biaya dana tetap kompetitif.
Hingga Maret 2026, kredit Danamon tumbuh sekitar 9 persen secara tahunan menjadi Rp216 triliun, sedangkan dana pihak ketiga meningkat sekitar 16 persen menjadi Rp176 triliun.
(Shifa Nurhaliza Putri)