Lusiana menambahkan, optimisme tersebut didukung oleh kondisi bisnis yang masih solid. Transaksi nasabah maupun penyaluran kredit masih tumbuh positif, mencerminkan aktivitas ekonomi yang tetap berjalan dengan baik.
"Kami masih optimistis. Market masih tetap grow. Dengan harapan, apabila suku bunga dinaikkan, obviously IHSG naik, market lebih bagus, dolar bisa turun, sehingga ekonomi masih bisa berputar. Sebenarnya masih jalan kalau ekonomi. Jadi optimislah kita," tambahnya.
Meski optimistis, CIMB Niaga tetap mencermati potensi risiko dari kenaikan suku bunga, terutama terhadap kualitas kredit. Menurut Lusiana, peningkatan biaya dana (funding) akibat kenaikan suku bunga perlu diwaspadai karena dapat berdampak pada risiko kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL).
"Memang harus di-watch out dari sisi kredit. Karena begitu tadi suku bunga naik, yang fundingnya, berarti yang landingnya mungkin harus hati-hati di sisi NPL. Tapi kalau secara bank, kita masih optimistis," ujarnya. (Wahyu Dwi Anggoro)