Firman menambahkan "Terlebih saat ini Timur Tengah menjadi jalur international hub. banyak perusahaan-perusahaan Indonesia (Indonesian Related) dan internasional yang memiliki perwakilan di Dubai sehingga hadirnya BSI di Dubai diharapkan dapat menjadi jembatan untuk layanan keuangan dan memperkuat kerjasama ekspor-impor dengan berbagai perusahaan di Indonesia," pungkasnya.
Hingga April 2026, pertumbuhan aset BSI Dubai secara year on year tumbuh sebesar 80 persen, didominasi dari Corporate Financing. Selain Financing, BSI Dubai juga memfasilitasi dan memberikan layanan treasury, trade finance dan documentary collection bagi para eksportir/ importir yang mempunyai transaksi dengan negara UAE ke Indonesia atau sebaliknya.
Untuk menjangkau wilayah Timur Tengah yang lebih luas, terlebih Indonesia sebagai salah satu negara dengan jumlah jemaah haji dan umrah terbesar di dunia. Saat ini Bank Syariah Indonesia tengah mempersiapkan pembukaan cabang di Arab Saudi, tepatnya di Jeddah untuk menggarap ekosistem halal termasuk ekosistem haji dan umroh.
Terlebih Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia memberikan kontribusi besar terhadap kunjungan jamaah haji dan umrah ke Arab Saudi. Setiap tahun Indonesia mengirim jamaah haji, rata-rata sekitar 203 ribu orang dan sekitar 170 ribu jemaah atau 83 persen merupakan jemaah haji yang berasal dari BSI.
Dari sisi jamaah umroh sesuai dengan data Siskopatuh tahun 2025 tercatat 1,6 juta jemaah di seluruh Indonesia dan sebesar 84 persen melalui BSI.