IDXChannel - Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN (BBTN) Nixon LP Napitupulu berencana memanggil sejumlah pengembang (developer) dalam waktu dekat untuk bersama-sama merumuskan program kolaborasi baru.
Program ini diharapkan mampu membangkitkan kembali permintaan pasar (creating demand) di tengah isu penurunan daya beli masyarakat.
Nixon menegaskan, perbankan harus proaktif dan kreatif dalam menciptakan peluang pasar, ketimbang hanya menunggu kebijakan stimulus dari pemerintah yang memerlukan waktu proses birokrasi lebih lama.
“Dalam waktu dekat saya akan manggil beberapa developer untuk creating new program yang mengangkat demand ini,” ujar Nixon saat ditemui di Jakarta, dikutip Jumat (27/2/2026).
Menurutnya, inti dari program baru yang akan digodok ini adalah sinergi antara diskon bunga dari perbankan dan diskon harga unit dari pengembang. Nixon menekankan, untuk merangsang pasar di segmen menengah bawah, beban biaya yang ditanggung konsumen harus dipangkas secara signifikan dari dua arah.
“Ini kan it's a new creating demand yang bisa jalan bareng ama developer. Tapi developer-nya juga kita minta, lu juga bikin diskon dong, jangan cuma bank. Jadi kalau pricing lu Rp1 miliar, diskon 10 persen lah. Di other side gue juga bisa kasih diskon bunga. Jadi ketemu tuh creating new demand,” kata Nixon.
Selain suku bunga promo, seperti skema 2,65 persen untuk tiga tahun atau opsi tenor hingga lima tahun, BTN juga tengah mengkaji langkah berani dengan mengintervensi komponen biaya administrasi dan asuransi yang selama ini cukup membebani nasabah di awal akad.
“Tadi saya juga bicara sama tim, gimana caranya provisinya kita kurangin juga. Ya asuransinya ada program tertentu yang kita kadang-kadang kita injak subsidize di insurance cost-nya. Nah hal-hal ini memang mesti kreatif untuk creating demand itu tetap ada,” kata Nixon.
Meskipun tetap mendorong pemerintah untuk memberikan keringanan biaya-biaya terkait kebijakan fiskal, Nixon memilih untuk fokus pada kerja sama sektor riil yang bisa langsung dieksekusi oleh BTN dan para mitranya.
“Selain itu kita juga pasti dorong ke pemerintah gimana biaya-biayanya bisa dikurangin, tapi kan nunggu itu lama, ini diurusannya BPN dan segala macem. Ya sudah, kita sama developer dulu saja kerja bareng,” ujarnya.
(Dhera Arizona)