"Jadi bukan saya main-main atau maju mundur tanpa perhitungan," ujar Purbaya.
Di akhir tanggapannya, Purbaya mengakui dinamika ini menjadi bahan evaluasi berharga bagi pemerintah untuk mempertajam koordinasi lintas sektor serta menyempurnakan indikator likuiditas perbankan yang digunakan selama ini agar lebih presisi dengan kondisi riil di lapangan.
"Berarti indikator yang kita pakai selama ini belum akurat. Itu yang akan kami perbaiki ke depan. Yang jelas kami memahami dampak setiap kebijakan terhadap perekonomian, dan kami selalu hati-hati," kata Purbaya.
(NIA DEVIYANA)