AALI
8850
ABBA
224
ABDA
6025
ABMM
4380
ACES
650
ACST
196
ACST-R
0
ADES
7275
ADHI
765
ADMF
8500
ADMG
167
ADRO
3860
AGAR
316
AGII
2500
AGRO
620
AGRO-R
0
AGRS
100
AHAP
105
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
144
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1600
AKRA
1305
AKSI
320
ALDO
695
ALKA
290
ALMI
390
ALTO
175
Market Watch
Last updated : 2022/09/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.43
-0.46%
-2.48
IHSG
7127.50
-0.71%
-51.08
LQ45
1020.20
-0.53%
-5.44
HSI
17855.14
-0.44%
-78.13
N225
26431.55
-2.66%
-722.28
NYSE
0.00
-100%
-14116.59
Kurs
HKD/IDR 1,914
USD/IDR 15,125
Emas
799,103 / gram

Gelar RUPST, Ini Susunan Terbaru Direksi dan Komisaris BTN (BBTN)

BANKING
Kunthi Fahmar Sandy
Rabu, 02 Maret 2022 15:05 WIB
Dalam RUPST PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) membagikan dividen tunai dengan total sebesar Rp237,62 miliar.
Bank BTN
Bank BTN

IDXChannel - Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) membagikan dividen tunai dengan total sebesar Rp237,62 miliar atau Rp22,438 per lembar saham kepada para pemegang saham. Jumlah tersebut merupakan 10% dari laba bersih perseroan untuk tahun buku 2021 yang mencapai Rp2,37 triliun. 

“RUPST Bank BTN memutuskan penggunaan laba bersih tahun buku 2021 akan dipergunakan sebesar 10% dibagikan sebagai dividen dan sebesar 90% ditetapkan sebagai laba ditahan,” ujar Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo usai gelaran RUPST Bank BTN di Jakarta, Rabu (2/3). 

Dalam RUPST Bank BTN ada beberapa mata agenda yang dibahas, dan RUPST menyetujui 
antara lain pengesahan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Perseroan 
Tahun Buku 2021, Penetapan penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2021 dan perubahan susunan pengurus perseroan. 

Untuk susunan pengurus baru perseroan, pemegang saham menyetujui dan menunjuk 
kembali Nixon LP Napitupulu menjadi Wakil Direktur Utama Bank BTN. Sedangkan pada 
jajaran Komisaris, RUPST menyetujui pemberhentian Eko D Heripoerwanto sebagai Komisaris dan menunjuk tiga komisaris baru yakni Herry Trisaputra Zuna sebagai Komisaris, Himawan Arief Sugoto sebagai Komisaris dan Sentot A Sentausa sebagai Komisaris Independen. 

Menurut Haru, perseroan menyambut positif susunan pengurus yang baru tersebut. “Kami 
optimistis jajaran baru ini akan solid membawa Bank BTN mencapai target sebagai The Best Mortgage Bank,” tegasnya. 

Adapun susunan Dewan Komisaris Perseroan yang baru sebagai berikut: 

Komisaris Utama/Independen: Chandra M Hamzah
Wakil Komisaris Utama/Independen: Iqbal Latanro
Komisaris Independen: Ahdi Jumhari Luddin
Komisaris Independen: Armand B Arief
Komisaris Indpenden: Sentot A Sentausa
Komisaris: Herry Trisaputra Zuna
Komisaris: Heru Budi Hartono
Komisaris: Andin Hadiyanto
Komisaris: Himawan Arief Sugoto 

Selanjutnya susunan anggota Direksi Perseroan dengan nomenklatur baru adalah sebagai berikut: 

Direktur Utama: Haru Koesmahargyo
Wakil Direktur Utama: Nixon LP Napitupulu
Direktur Finance: Nofry Rony Poetra
Direktur Asset Management: Elisabeth Novie Riswanti
Direktur Human Capital, Compliance and Legal: Eko Waluyo
Direktur Distribution and Funding: Jasmin
Direktur Risk Management: Setiyo Wibowo
Direktur IT & Digital: Andi Nirwoto
Direktur Consumer: Hirwandi Gafar 

Lebih lanjut Haru menuturkan, pada tahun ini, perseroan juga telah menetapkan beberapa 
target kinerja keuangan antara lain Kredit dan Pembiayaan ditargetkan tumbuh 9%-11%, 
Dana Pihak Ketiga ditargetkan juga tumbuh 9%-11%, laba bersih ditargetkan naik pada kisaran 10-13% serta NPL gross diharapkan membaik pada kisaran 3,4%-3,5%. 

Adapun untuk mencapai target pertumbuhan kredit tersebut, perseroan akan 
mengoptimalkan program perumahan nasional, melalui kontribusi pada program KPR FLPP, KPR BP2BT dan KPR TAPERA dengan potensi realisasi unit sebanyak 169,3 ribu unit. 

Kemudian memperluas partnership untuk penyaluran kredit pada segmen fixed income dengan melanjutkan program KPR TWP AD dan ekspansi BTN Solusi di segmen institusi, Lembaga Pemerintah, Kementerian dan Korporasi BUMN lainnya. 

Bank BTN juga akan meningkatkan KPR di segmen milenial melalui kerjasama pembangunan Transit Oriented Development (TOD) dengan BUMN Karya dan Top Developer serta program 
KPR untuk mielnial, seperti KPR Gaess for Millenials dengan fitur Graduate Payment Mortgage (GPM) dan KPR Hits. Selain itu, Bank BTN juga akan mengembangkan kredit komersial dan korporasi yang memiliki value chain di sektor perumahan. 

Sementara untuk menjaga momentum pertumbuhan laba bersih, perseroan akan menjaga yield kredit di kisaran 7%-8% dengan meningkatkan kontribusi kredit bermarjin tinggi, terutama kredit payroll dan SME. Bank BTN juga akan melanjutkan tren penurunan Cost of Fund (CoF) dengan meningkatkan CASA dan DPK Ritel. 

Laba bersih perseroan juga akan didorong untuk meningkatkan kontribusi Fee Based Income (FBI) dengan mengembangkan sumber-sumber FBI baru seperti pengembangan fee treasury 
di segmen ritel, penjualan produk wealth dan peningkatan transaksi digital banking baik user mobile banking, internet banking dan cash management.

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD