Sebagian likuiditas juga ditempatkan pada instrumen keuangan, seperti surat berharga dan penempatan di Bank Indonesia (BI).
Rafly menilai langkah Bank Woori Saudara tersebut sejalan dengan best practice industri.
“Pendekatan yang dilakukan BWS cukup tepat, terutama dengan fokus pada efisiensi funding dan kualitas kredit. Ini penting untuk menjaga stabilitas margin di tengah tekanan biaya dana,” tutur Rafly.
Di saat yang sama, Rafly menyarankan agar BWS harus memperkuat fungsi intermediasi melalui penyaluran kredit yang prudent dan berkelanjutan.
“Strategi ini tidak hanya menjaga kinerja margin, tetapi juga memastikan ekspansi bisnis tetap berada dalam koridor risiko yang sehat,” ujarnya. (Aldo Fernando)