AALI
9650
ABBA
248
ABDA
0
ABMM
2350
ACES
785
ACST
168
ACST-R
0
ADES
7125
ADHI
800
ADMF
8050
ADMG
175
ADRO
2870
AGAR
320
AGII
2080
AGRO
700
AGRO-R
0
AGRS
121
AHAP
57
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
150
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1500
AKRA
1035
AKSI
294
ALDO
875
ALKA
296
ALMI
306
ALTO
202
Market Watch
Last updated : 2022/06/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
531.18
-1.2%
-6.43
IHSG
6942.35
-0.77%
-54.11
LQ45
995.71
-1.18%
-11.93
HSI
21974.89
-1.98%
-444.08
N225
26804.60
-0.91%
-244.87
NYSE
14667.32
-1.13%
-167.98
Kurs
HKD/IDR 1,890
USD/IDR 14,848
Emas
867,193 / gram

Korban Soceng Semakin Banyak, Ini Langkah Pencegahan dari OJK

BANKING
Viola Triamanda/MPI
Rabu, 22 Juni 2022 16:50 WIB
OJK turut memberi perhatian terhadap maraknya social engineering alias soceng. Terlebih lagi, kejahatan siber itu telah memakan banyak korban.
Korban Soceng Semakin Banyak, Ini Langkah Pencegahan dari OJK
Korban Soceng Semakin Banyak, Ini Langkah Pencegahan dari OJK

IDXChannel – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) turut memberi perhatian terhadap maraknya social engineering alias soceng. Terlebih lagi, kejahatan siber itu telah memakan banyak korban.

Menurut data OJK hingga 16 Juni 2022, pengaduan yang masuk ke OJK terkait dengan fraud eksternal (penipuan, pembobolan rekening, skimming, cyber crime) tercatat sebanyak 433 laporan. “Total keseluruhan pengaduan sebanyak 5.940 laporan," jelas Deputi Komisioner Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK Anto Prabowo kepada MPI, Rabu (22/6/2022).

Dia juga mengungkapkan bahwa OJK telah menerbitkan Consultative Paper (CP) Keamanan Siber Bank Umum yang merupakan standar minimal yang harus dipenuhi bank dalam menerapkan manajemen risiko keamanan siber. Selanjutnya CP tersebut akan dituangkan jadi Peraturan OJK. 

Dengan ini bank harus menerapkan kebijakan manajemen risiko keamanan siber, antar lain memiliki program untuk meningkatkan kesadaran karyawan dan nasabah terkait kerentanan siber yang berkembang saat ini.

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD