AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

LPS Sebut Pertumbuhan Kredit Bank Umum Lanjutkan Tren Positif

BANKING
Kunthi Fahmar Sandy
Kamis, 30 September 2021 06:28 WIB
Prospek likuiditas perbankan saat ini stabil diikuti dengan terjaganya tingkat permodalan serta membaik fungsi intermediasi secara bertahap.
LPS Sebut Pertumbuhan Kredit Bank Umum Lanjutkan Tren Positif (FOTO:MNC Media)
LPS Sebut Pertumbuhan Kredit Bank Umum Lanjutkan Tren Positif (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Prospek likuiditas perbankan saat ini stabil diikuti dengan terjaganya tingkat permodalan serta membaik fungsi intermediasi secara bertahap. 

Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, kinerja pertumbuhan kredit bank umum melanjutkan tren positif dan perlu terus didukung. Data internal LPS pada Agustus 2021 menujukkan kredit perbankan tumbuh sebesar 0,9% secara y/y, sementara pertumbuhan DPK berada di level yang masih cukup tinggi yaitu sebesar 8,8% secara y/y. 

"Fundamental kondisi perbankan masih relatif kuat ditunjukkan dengan rasio permodalan (CAR) industri yang berada di level 24,35% dan rasio alat likuid (AL/NCD) di kisaran 147,42%," ucapnya, Kamis (30/9/2021). 

Kondisi pasar uang antara bank yang membaik dengan suku bunga yang terkendali. Rata-rata INDONIA, terpantau stabil dan cenderung bertahan di level 2,79%, sedangkan JIBOR 1 bulan dan JIBOR 3 bulan tidak mengalami perubahan masingmasing berada di level 3,56% dan 3,75%. 

Pada periode observasi yang sama, rata-rata LIBOR USD overnight dan LIBOR 3 bulan turun terbatas sebesar 1 bps dibanding periode observasi sebelumnya ke level 0.07% dan 0,13%, sementara LIBOR 1 bulan stabil bertahan di level 0,08%. 

Adapun pemulihan kinerja perekonomian domestik yang ditopang dengan peningkatan penyaluran kredit masih dihadapkan pada risiko ketidakpastian dari sisi eksternal maupun internal utamanya berasal dari dampak pandemi Covid-19. 

"Oleh karenanya proses pemulihan ekonomi perlu terus didorong dengan kebijakan stimulus sektor perbankan yang terukur serta mempertimbangka stabilitas sistem keuangan dalam jangka panjang," paparnya.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD