AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20116.20
-0.27%
-55.07
N225
26604.84
-0.27%
-72.96
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,038 / gram

LPS Telah Tutup 116 BPR Sejak 2005 hingga 2021

BANKING
Anggie Ariesta
Selasa, 26 April 2022 15:59 WIB
LPS melakukan likuidasi sebanyak 116 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan 1 Bank Umum (Bank IFI) serta menyelamatkan 1 bank umum (Bank Century).
LPS Telah Tutup 116 BPR Sejak 2005 hingga 2021 (FOTO: MNC Media)
LPS Telah Tutup 116 BPR Sejak 2005 hingga 2021 (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melakukan likuidasi sebanyak 116 Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan 1 Bank Umum (Bank IFI) serta menyelamatkan 1 bank umum (Bank Century).

Dalam pelaksanaan resolusi bank 2021, salah satu tugas LPS adalah membayar klaim penjaminan simpanan nasabah atas dana simpanan pada bank yang dilikuidasi. Sepanjang tahun lalu, jumlah pembayaran klaim penjaminan simpanan mencapai 16.730 rekening dengan nilai Rp71,46 miliar.

Sementara itu untuk periode 2005-2021, nominal pembayaran layak bayar mencapai Rp1,7 triliun atau 82,06 persen dari total simpanan pada bank yang dilikuidasi. Pada periode ini ada 265.884 rekening, atau 93,32 persen dari total rekening pada bank yang dilikuidasi.

Dikutip dari Laporan Keuangan LPS 2021, Selasa (26/4/2022), total aset LPS mencapai Rp162,01 triliun tumbuh 15,59 persen dibandingkan 2020. LPS juga mencatat pertumbuhan cadangan penjaminan 16,25 persen menjadi Rp125,73 triliun.

Lembaga ini juga membukukan pendapatan operasi senilai Rp24,8 triliun naik 10,54 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Kemudian portofolio Investasi surat berharga LPS pada 31 Desember 2021 mencapai Rp152,39 triliun, tumbuh 14,25 persen dibandingkan 2020.

Sementara pendapatan investasi pada 2021 mencapai Rp10 triliun, meningkat 13,03 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

"LPS dinilai mampu memenuhi seluruh komitmen keuangan jangka panjangnya, yang tercermin dari peringkat AAA oleh Pefindo Fitch Ratings Indonesia Periode 2021-2022," tulis Laporan Keuangan LPS 2021. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD