AALI
9725
ABBA
394
ABDA
0
ABMM
1420
ACES
1220
ACST
232
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1025
ADMF
7725
ADMG
198
ADRO
1815
AGAR
330
AGII
1505
AGRO
1925
AGRO-R
0
AGRS
176
AHAP
81
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
4190
AKSI
424
ALDO
1035
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/03 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
501.87
-1.3%
-6.63
IHSG
6538.51
-0.69%
-45.31
LQ45
938.93
-1.11%
-10.56
HSI
23766.69
-0.09%
-22.24
N225
28029.57
1%
+276.20
NYSE
0.00
-100%
-16133.89
Kurs
HKD/IDR 1,845
USD/IDR 14,395
Emas
819,409 / gram

MNC Bank Gugat Pailit, Agunan CEO PT BBB Segera Dieksekusi 

BANKING
Azfar Muhammad
Selasa, 26 Oktober 2021 18:20 WIB
PT Bank MNC Internasional Tbk segera melayangkan permohonan pailit terhadap PT Bangun Bumi Bersatu (BBB).
MNC Bank Gugat Pailit, Agunan CEO PT BBB Segera Dieksekusi  (Dok.MNC Media)
MNC Bank Gugat Pailit, Agunan CEO PT BBB Segera Dieksekusi  (Dok.MNC Media)

IDXChannel– PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) segera melayangkan permohonan pailit terhadap PT Bangun Bumi Bersatu (BBB) yang hingga kini belum memenuhi semua kewajibannya sebagai debitur. 

Pengacara MNC Group Hotman Paris Hutapea menyatakan PT BBB sebagai perusahaan kontraktor yang bergerak di bidang power plant telah mendapat pencairan tahap pertama pinjaman yang mereka ajukan sebesar Rp51 miliar pada 2015. Namun, hingga jatuh tempo, PT BBB belum melunasi pokok dan bunga yang kini bernilai Rp61 miliar.  

“Kita punya bukti lengkap dokumen garansi sampai pencairan kredit. Dokumen garansinya ditandatangani Sujana Sulaeman sebagai penjamin sekaligus CEO PT BBB,” kata Hotman dalam Konferensi Pers di Jakarta, Selasa (26/10/2021). 

Selain pengajuan pailit, pihaknya juga akan melakukan eksekusi terhadap semua agunan PT BBB, termasuk jaminan pribadi Sujana Sulaeman yang masuk dalam perjanjian. 

“Jadi, justru MNC Bank yang berhak melakukan tindakan hukum, karena pinjaman PT BBB belum dibayar. Kok malah dia yang duluan koar-koar dan menggugat. Semua pemberitaan tentang PT BBB gugat Pak Hary Tanoe tidak berdasar dan karangan belaka. Fakta sebenarnya terbalik, karena mereka adalah debitur MNC Bank. Kita akan melawan!” tegas Hotman.  

Hotman menanggapi pemberitaan mengenai gugatan PT BBB terhadap Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo.

MNC Bank dituduh mengalihkan piutang proyek dari pinjaman PT BBB.

Mengenai hal ini, Hotman menjelaskan bahwa pinjaman tahap pertama PT BBB adalah untuk membiayai proyek PLTA di Cibareno dan Cikotok, Lebak, Banten. Nyatanya, kedua PLTA tersebut tidak beroperasi. 

Di sisi lain, syarat pencairan fasilitas kredit tahap 2 sebesar Rp25 miliar adalah PLTA sudah beroperasi secara komersial. 
“Karena syarat tidak terpenuhi, otomatis MNC Bank tidak bisa mencairkan fasilitas tahap kedua,” papar Hotman. 
 
Dia juga menyayangkan pemberitaan yang mengaitkan nama Hary Tanoesoedibjo dalam persoalan ini. Sangat jelas bahwa pihak kreditur adalah PT Bank MNC Internasional Tbk, bukan Hary Tanoesoedibjo sebagai individu. 

“Tidak ada hubungan secara langsung! Kami akan gugat pihak-pihak yang membawa-bawa nama Pak Hary pribadi. Itu berita bohong,” tandasnya. 

Hotman memandang, gugatan PT BBB adalah modus klasik yang ditempuh banyak debitur untuk menghindari semua kewajiban dan menghambat eksekusi setelah proyek mereka gagal. Sebelum PT BBB digugat secara hukum, mereka yang 'curi start' lebih dulu. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD