sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Paylater Perbankan Tumbuh 33,54 Persen pada Juni 2026, Tembus 32,80 Juta Rekening

Banking editor Anggie Ariesta
04/08/2026 20:00 WIB
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai bisnis Buy Now Pay Later (BNPL) atau paylater di industri perbankan masih memiliki prospek yang cerah.
Paylater Perbankan Tumbuh 33,54 Persen pada Juni 2026, Tembus 32,80 Juta rekening. Foto: iNews Media Group.
Paylater Perbankan Tumbuh 33,54 Persen pada Juni 2026, Tembus 32,80 Juta rekening. Foto: iNews Media Group.

Sejalan dengan ekspansi tersebut, OJK memastikan bahwa profil risiko kredit paylater perbankan berada dalam kondisi yang aman dan membaik. Rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) paylater perbankan pada Juni 2026 tercatat sebesar 2,36 persen, membaik dari posisi Mei 2026 yang berada di angka 2,50 persen.

Soal dinamika pasar seperti penundaan peluncuran produk atau penghentian layanan oleh bank tertentu, OJK menegaskan tetap mendukung penyediaan akses pembiayaan yang aman, mudah, dan terukur sesuai kapasitas manajemen risiko tiap institusi.

"Kami memandang bahwa paylater perbankan masih memberikan prospek yang baik seiring dengan berkembangnya ekosistem ekonomi digital dan kemudahan akses yang ditawarkan oleh platform fintech dan juga e-commerce," kata Dian.

Dian menegaskan, paylater menawarkan proses persetujuan pembiayaan konsumtif jangka pendek yang cepat dan efisien melalui analisis kredit berbasis data (data-driven assessment). Skema ini menjadikannya alternatif yang makin populer bagi masyarakat dibandingkan instrumen kredit tradisional seperti kartu kredit.

Di sisi lain, pergeseran tren perilaku konsumen, terutama generasi muda yang menjadikan cicilan jangka pendek sebagai bagian dari gaya hidup, menjadi pendorong utama daya tarik paylater. 

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement