sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pertumbuhan Kredit BBRI Tembus 12,3 Persen Sepanjang 2025

Banking editor Rahmat Fiansyah
26/02/2026 09:23 WIB
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menjalankan fungsi intermedia secara ekspansif sepanjang tahun lalu.
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menjalankan fungsi intermedia secara ekspansif sepanjang tahun lalu. (Foto: Ist)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menjalankan fungsi intermedia secara ekspansif sepanjang tahun lalu. (Foto: Ist)

BRI juga mencatat Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp1.466,8 triliun, tumbuh 7,4 persen dibandingkan 2024 yan,g sebesar Rp1.365,4 triliun. Pertumbuhan DPK ditopang oleh giro yang melesat 19,6 persen menjadi Rp448,2 triliun. 

Tabungan tumbuh 8 persen menjadi Rp588 triliun, sedangkan deposito turun 3,5 persen menjadi Rp431 triliun. Porsi Current Account Saving Account (CASA) mencapai 70,61 persen dari total DPK.

Secara operasional, beban juga meningkat 49 persen menjadi Rp147,7 triliun, terutama akibat beban tenaga kerja yang naik 22 persen menajdi Rp46,1 triliun. Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) yang naik dari 67,64 persen menjadi 71,50 persen. 

Senada, Cost to Income Ratio (CIR) juga sedikit naik dari 37,87 persen menjadi 38,92 persen. Sementara beban pajak tercatat turun 8 pesen menjadi Rp15,7 triliun, sehingga mengurangi tekanan pada kinerja bottomline.

BRI membukukan laba bersih konsolidasi sebesar Rp57,1 triliun. Capaian tersebut lebih rendah 5,3 persen dibandingkan laba bersih yang diperoleh pada 2024 sebesar Rp60,3 triliun, terutama akibat meningkatnya angka kerugian penurunan nilai aset keuangan (impairment) menjadi Rp46,1 triliun.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement