IDXChannel - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat piutang pembiayaan pada Perusahaan Pembiayaan atau multifinance tumbuh tipis sebesar 1,09 persen yoy pada November 2025 menjadi Rp506,82 triliun.
"Hal ini didukung pembiayaan modal kerja yang tumbuh sebesar 8,99 persen yoy. Profil risiko Perusahaan Pembiayaan (PP) terjaga dengan rasio Non Performing Financing (NPF) gross tercatat 2,44 persen dan NPF net 0,85 persen," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, LKM, dan LJK Lainnya, Agusman Sabtu (10/1/2025).
Adapun Gearing ratio PP tercatat sebesar 2,13 kali (Oktober 2025: 2,15 kali) dan berada di bawah batas maksimum sebesar 10 kali.
Pembiayaan modal ventura pada November 2025 tumbuh 1,20 persen yoy dengan nilai pembiayaan tercatat sebesar Rp16,29 triliun.
Pada industri Pinjaman Daring (Pindar), outstanding pembiayaan pada November 2025 tumbuh 25,45 persen yoy dengan nominal sebesar Rp94,85 triliun.