Agusman melanjutkan, tingkat risiko kredit secara agregat (TWP90) berada di posisi 4,33 persen.
"Pada industri pergadaian, penyaluran pembiayaan pada November 2025 tumbuh sebesar 42,88 persen yoy menjadi Rp125,44 triliun dengan tingkat risiko kredit yang terjaga," ujarnya. Pembiayaan terbesar industri pergadaian disalurkan dalam bentuk produk Gadai, yaitu sebesar Rp102,75 triliun atau 81,92 persen dari total pembiayaan yang disalurkan industri pergadaian.
(kunthi fahmar sandy)