AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20116.20
-0.27%
-55.07
N225
26604.84
-0.27%
-72.96
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,038 / gram

Simak Lima Risiko Menggunakan Digital Banking yang Perlu Anda Ketahui

BANKING
Rizki Setyo Nugroho/SEO
Selasa, 26 April 2022 16:41 WIB
Di era digital seperti sekarang ini, ada beberapa risiko menggunakan digital banking yang mengintai para nasabah
Simak Lima Risiko Menggunakan Digital Banking yang Perlu Anda Ketahui (Foto: MNC Media)
Simak Lima Risiko Menggunakan Digital Banking yang Perlu Anda Ketahui (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Di era digital seperti sekarang ini, ada beberapa risiko menggunakan digital banking yang mengintai para nasabah. Kemajuan teknologi yang begitu pesat membuat industri perbankan Indonesia menjadi sangat cerah.

Banyak sekali bank digital yang mulai muncul dan menjadi alternatif bagi banyak anak muda. Namun, ada banyak tantangan yang harus dihadapi di era digitalisasi perbankan saat ini, seperti risiko peretasan data nasabah hingga risiko serangan siber.

Nah, apa saja risiko menggunakan digital banking yang perlu Anda ketahui?

Risiko Menggunakan Digital Banking

  1. Risiko Kebocoran Data Nasabah

Perlindungan data nasabah merupakan faktor yang penting untuk menumbuhkan kepercayaan daring/online trust. Ancaman yang timbul dari kelalaian maupun lemahnya proteksi data pribadi nasabah akan berdampak pada layanan perbankan digital. 

Selain itu, hukum yang mengatur tentang perlindungan data pribadi masih sangat minim dan belum menjadi sebuah concern yang perlu diperhatikan di Indonesia. Dengan minimnya regulasi mengenai perlindungan data pribadi, ancaman terkait privasi dan data pribadi akan menjadi momok yang mengerikan bagi nasabah.

  1. Risiko Investasi Teknologi Informasi yang Tidak Sesuai

Upaya transformasi bank ke dalam perbankan digital sebenarnya tidak menjamin adanya profitabilitas suatu bank. Modal yang dibutuhkan untuk digitalisasi tentunya akan sangat banyak dan perlu adanya strategi yang tepat dalam mengembangkan teknologi informasi yang disediakan dengan mempertimbangkan cost dan benefit

Selain itu, rencana digitalisasi dan strategi bisnis bank harus berjalan dengan selaras. Jika tidak, akan ada ketidaksesuaian produk dan layanan bank dengan kebutuhan dan ekspektasi pasar.

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD