AALI
9325
ABBA
208
ABDA
5500
ABMM
2080
ACES
725
ACST
156
ACST-R
0
ADES
6175
ADHI
710
ADMF
7975
ADMG
165
ADRO
2770
AGAR
336
AGII
1995
AGRO
615
AGRO-R
0
AGRS
114
AHAP
56
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
138
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1330
AKRA
900
AKSI
288
ALDO
790
ALKA
300
ALMI
298
ALTO
196
Market Watch
Last updated : 2022/07/04 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
506.36
-2.52%
-13.10
IHSG
6639.17
-2.28%
-155.16
LQ45
950.15
-2.48%
-24.18
HSI
21830.35
-0.14%
-29.44
N225
26153.81
0.84%
+218.19
NYSE
14636.76
1.03%
+149.16
Kurs
HKD/IDR 1,905
USD/IDR 14,965
Emas
870,052 / gram

American Airlines Sibuk Cari Pinjaman Baru

ECONOMIA
Selasa, 16 Februari 2021 17:45 WIB
Dana tersebut akan digunakan untuk membayar dana pinjaman yang telah diberikan pemerintah Amerika Serikat untuk menghadapi pandemi Covid-19.
American Airlines Sibuk Cari Pinjaman Baru. (Foto: MNC Media)
American Airlines Sibuk Cari Pinjaman Baru. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Maskapai penerbangan American Airlines Group Inc, menyatakan tengah mencari pinjaman baru yang ditargetkan mampu diraih pada Maret 2021 mendatang. Dana tersebut akan digunakan untuk membayar dana pinjaman yang telah diberikan pemerintah Amerika Serikat untuk menghadapi pandemi Covid-19.

Dikutip program 1st Session Closing Market IDX Channel, Senin (16/2/2021), Manajemen American Airlines menyatakan tengah mencari investor yang potensial dalam kesepakatan pinjaman tersebut.

Sebelumnya pada tahun lalu, Goldman Sachs Group Inc telah menyokokng likuiditas United Airlines Holdings Inc melalui program frequent flyer untuk menghindari utang baru.

 Adapun Goldman saat ini memasuki tahap penjajakan dengan investor, hal ini terkait dengan pembiayaan kembali USD7 hingga USD9 miliar dalam beberapa bulan mendatang.

Sementara itu, American Airlines pun masih mempertimbangkan utang pemerintah yang akan dilunasi terlebih dahulu.

 Pada Mei lalu, program loyalitas advantage memiliki nilai USD18 miliar hingga USD30 miliar.

Saat itu, maskapai penerbangan ini sedang bernegoisasi dengan Departemen Keuangan untuk menggunakan sebagian asetnya sebagai jaminan pinjaman.

Seperti diketahui, American Airlines berada di gelombang pertama sebagai operator yang memanfaatkan miliaran dolar pinjaman yang termasuk dalam kebijakan stimulus ekonomi senilai USD2 triliun. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD