AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/05/13 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
467.69
-0.91%
-4.29
IHSG
5921.08
-0.92%
-54.70
LQ45
879.63
-1%
-8.87
HSI
27718.67
0%
0.00
N225
27448.01
0%
0.00
NYSE
16181.63
-1.06%
-173.99
Kurs
HKD/IDR 1,827
USD/IDR 14,198
Emas
838,980 / gram

Besok Hujan Ekstrem & Banjir Masih Mengancam

ECONOMIA
Kamis, 18 Februari 2021 21:15 WIB
BMKG mengeluarkan peringatan dini agar warga waspada terjadinya hujan ekstrem. Cuaca ini akan berlangsung pada 18-19 Februari 2021 di Jakarta.
Besok Hujan Ekstrem & Banjir Masih Mengancam. (Foto: BMKG)

IDXChannel - Badan Geologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini agar warga waspada terjadinya hujan ekstrem. Cuaca ini akan berlangsung pada 18-19 Februari 2021 di Jakarta.

Seiring hal tersebut, hasil pemantauan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menggunakan Satellite-based Disaster Early Warning System (Sadewa), menunjukkan bahwa hujan ekstrem mulai terjadi di kawasan Jakarta sejak pukul 23.00 WIB.

Sadewa merupakan produk litbang LAPAN berupa aplikasi sistem peringatan dini atmosfer ekstrem berbasis satelit dan model atmosfer, yang dikembangkan untuk mendukung riset atmosfer maupun aplikasinya oleh badan operasional terkait.

Itensitas hujan semakin meningkat dan jangkauan wilayah yang meluas serta memanjang, hingga meliputi Bekasi, Depok, Tangerang, bahkan hingga Karawang.

Erma Yulihastin, Peneliti Sains Atmosfer dari Pusat Sains dan Teknologi Atmosfer LAPAN, mengatakan bahwa hujan ekstrem tersebut diprediksi mencapai intensitas maksimum pada pukul 05.00 WIB.

Setelah itu, intensitas akan berkurang seiring waktu. Namun, hujan dalam skala sedang atau luas akan persisten terjadi sepanjang hari hingga pukul 17.00 WIB, di kawasan Jakarta dan sekitarnya.

Pada sore hari, hujan juga akan terbentuk di kawasan Bogor dan sekitarnya, lalu menjalar ke utara menuju Jakarta dengan peningkatan intensitas hujan akan kembali terjadi menjelang tengah malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Hujan di Jakarta bahkan masih akan terjadi hingga pukul 04.00 WIB pada tanggal 20 Februari 2021. "Hujan ekstrem dinihari ini sangat erat dipengaruhi oleh penguatan CENS dan angin utaraan di Laut Jawa yang bersifat sangat lembap," jelas Erma.

Erma berharap semua pihak selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir besar yang dapat terjadi pada 19-20 Februari secara luas di Jadetabek, sebagaimana yang pernah terjadi pada 1 Januari 2020. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD