AALI
9875
ABBA
408
ABDA
0
ABMM
1425
ACES
1325
ACST
242
ACST-R
0
ADES
3010
ADHI
1035
ADMF
7700
ADMG
210
ADRO
1690
AGAR
340
AGII
1480
AGRO
2090
AGRO-R
0
AGRS
178
AHAP
66
AIMS
480
AIMS-W
0
AISA
210
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
860
AKRA
3960
AKSI
418
ALDO
980
ALKA
0
ALMI
246
ALTO
276
Market Watch
Last updated : 2021/11/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
501.74
-1.31%
-6.66
IHSG
6560.56
-0.72%
-47.73
LQ45
938.88
-1.24%
-11.79
HSI
-74.94
-100.31%
-23927.18
N225
346.43
-98.78%
-27937.49
NYSE
59.11
-99.64%
-16565.76
Kurs
HKD/IDR 1,825
USD/IDR 14,228
Emas
818,411 / gram

Kasus Mafia Tanah Ibu Dino Patty Djalal, Kenali Modus Para Pelakunya

ECONOMIA
Jum'at, 19 Februari 2021 16:15 WIB
Aparat kepolisian mengungkap modus 15 pelaku mafia tanah yang menyeret ibu dari eks Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Dino Patti Djalal.
Kasus Mafia Tanah Ibu Dino Patty Djalal, Kenali Modus Para Pelakunya. (Foto: MNC Media)
Kasus Mafia Tanah Ibu Dino Patty Djalal, Kenali Modus Para Pelakunya. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Aparat kepolisian mengungkap modus 15 pelaku mafia tanah yang menyeret ibu dari eks Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Dino Patti Djalal. Masing-masing pelaku bertindak berdasarkan perannya saat menjalankan aksinya kasus pemalsuan dokumen tanah.

"Dalam melakukan aksinya, kelompok mafia tanah ini berbagi peran, ada yang bertindak selaku aktor intelektual," ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran, pada wartawan, Jumat (19/2/2021).

Lalu, kata dia, ada yang berperan sebagai orang yang menyiapkan sarana dan prasarana, ada yang berperan bertindak sebagai figur yang berpura-pura menjadi pemilik tanah dan bangunan. Lalu, ada pula yang berperan sebagai Staf PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah) dan ada juga yang bertindak sebagai figur pemilik sertifikat tanah.

"Dalam menjalankan aksinya, setelah melihat ada rumah, bangunan, tanah yang dijual, kelompok mafia tanah ini beraksi berdasarkan peran yang saya sampaikan tadi," tuturnya.

Dia menambahkan, dari pengungkapan kasus itu, bisa dilihat ada tiga klaster atau kategori. Pertama, klaster korban sebagai pemilih sah sertifikat tanah dan bangunannya, kedua klaster mafia tanah berupa kelompok mafia tanah yang telah diungkap itu, yang mana ada 15 tersangka, dan ketiga klaster korban pembeli, yang mana sejatinya dia beritikad baik hendak membeli tanah itu tapi tak tahu kalau sejatinya dia telah tertipu. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD