AALI
12250
ABBA
190
ABDA
0
ABMM
3000
ACES
975
ACST
157
ACST-R
0
ADES
5950
ADHI
685
ADMF
8100
ADMG
179
ADRO
3200
AGAR
330
AGII
2000
AGRO
930
AGRO-R
0
AGRS
125
AHAP
62
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
156
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1005
AKSI
280
ALDO
905
ALKA
294
ALMI
290
ALTO
208
Market Watch
Last updated : 2022/05/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
543.27
1.51%
+8.07
IHSG
6914.14
1.07%
+73.37
LQ45
1015.93
1.33%
+13.36
HSI
20112.10
-1.75%
-357.96
N225
26748.14
-0.94%
-253.38
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,358 / gram

2,7 Juta Orang Dapat Jatah Bansos Rp600 Ribu, Berikut Kriterianya

ECONOMICS
Rina Anggraeni
Minggu, 16 Januari 2022 20:18 WIB
Menko Airlangga Hartarto menyebut 2,76 juta masyarakat, yakni PKL,  warga miskin ekstrem, dan nelayan akan mendapatkan bantuan sosial tunai.
2,7 Juta Orang Dapat Jatah Bansos Rp600 Ribu, Berikut Kriterianya (Dok.MNC Media)
2,7 Juta Orang Dapat Jatah Bansos Rp600 Ribu, Berikut Kriterianya (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah memastikan akan kembali mendistribusikan bantuan sosial tunai di 2022. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan bansos tunai ini masuk dalam anggaran program pemulihan ekonomi nasisonal (PEN).

"Ini sudah disetujui oleh Presiden Joko Widodo," kata Airlangga dalam video virtual,Minggu (16/1/2022).

Menurut Airlangga, 2,76 juta masyarakat, yakni PKL,  warga miskin ekstrem, dan nelayan akan mendapatkan bantuan sosial tunai. Rinciannya 1 juta untuk pedagang kaki lima dan 1,76 juta diberikan masyarakat super ekstrem miskin dan nelayan.

Bansos tunai dan pedagang kaki lima pesertamya 2,76 juta orang. satu juta pedagang kaki lima dan 1,76 juta nelayan dan masyarakat miskin ekstrem dan masing-masing mendapatkan Rp600 ribu masing-masing penerima," tandasnya

Dia memastikan penanganan penduduk miskin ekstrem (PME) di 212 kabupaten/kota dengan sasaran 1,76 juta orang digulirkan lebih awal atau kuartal I 2022 pencairan bantuan sosial tunai. 

"Program ini akan kita dorong di depan, di kuartal pertama seiring dengan adanya Susenas di April nanti," jelasnya. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD