4. Kaitan dengan Menjaga Iklim Investasi
Kehadiran DSI membawa semangat pengawasan yang lebih ketat terhadap arus ekspor SDA nasional. Akan tetapi, paparan pemerintah juga menegaskan DSI bukan bentuk nasionalisasi atau pengambilalihan bisnis swasta.
Dalam hal ini, DSI berfungsi sebagai marketing facility dan sistem transparansi perdagangan. Tujuannya supaya ekspor Indonesia memiliki tata kelola yang lebih baik.
Seperti yang disampaikan Ketua Komisi XI DPR, Mukhamad Misbakhun, bila tata kelola DSI lebih transparan, kepercayaan investor global juga akan semakin meningkat.
Di sinilah nantinya negara-negara dan pelaku pasar internasional akan merasa lebih nyaman berinvestasi di negara yang memiliki sistem perdagangan yang jelas, akuntabel dan minim manipulasi data.
5. Tantangan yang Harus Dijaga
Di tengah dukungan terhadap pendirian DSI, juga ada sejumlah ahli mengingatkan supaya pentingnya pengawasan pemerintah terhadap implementasi entitas ekspor ini supaya berjalan profesional dan transparan.
Optimisme yang terbangun dalam diskusi di ruang publik juga berharap sejalan dengan prinsip good governance yang kuat.
Untuk itu, keberhasilan PT Danantara Sumber Daya Indonesia nantinya tidak hanya ditentukan oleh regulasi, tetapi juga oleh konsistensi pengawasan, transparansi sistem, serta akuntabilitas pengelolaannya.
Pada akhirnya, tujuan utama pembentukan DSI adalah memastikan kekayaan alam Indonesia benar-benar memberi manfaat maksimal bagi negara dan masyarakat.
Jika dijalankan dengan baik, langkah ini bisa menjadi momentum penting untuk memperkuat devisa negara, memperbaiki tata kelola ekspor, sekaligus meningkatkan posisi Indonesia dalam perdagangan global.
(Nur Ichsan Yuniarto)