AALI
9650
ABBA
222
ABDA
5500
ABMM
2140
ACES
775
ACST
160
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
755
ADMF
8000
ADMG
170
ADRO
2720
AGAR
316
AGII
2000
AGRO
660
AGRO-R
0
AGRS
120
AHAP
55
AIMS
256
AIMS-W
0
AISA
140
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1425
AKRA
960
AKSI
284
ALDO
820
ALKA
298
ALMI
290
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/07/01 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
519.46
-1.84%
-9.76
IHSG
6794.33
-1.7%
-117.25
LQ45
974.33
-1.78%
-17.61
HSI
0.00
-100%
-21996.89
N225
25935.62
-1.73%
-457.42
NYSE
0.00
-100%
-14599.59
Kurs
HKD/IDR 1,904
USD/IDR 14,960
Emas
863,215 / gram

Ada Kecurangan Tes CPNS, DPR: Harapan Jokowi RI Punya PNS Berkelas Dunia Bisa Buyar

ECONOMICS
Carlos Roy Fajarta Barus
Rabu, 17 November 2021 07:27 WIB
Terungkapnya aksi curang dalam pelaksanaan SKD CPNS 2021 di sejumlah daerah menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Ada Kecurangan Tes CPNS, DPR: Harapan Jokowi RI Punya PNS Berkelas Dunia Bisa Buyar (FOTO: MNC Media)
Ada Kecurangan Tes CPNS, DPR: Harapan Jokowi RI Punya PNS Berkelas Dunia Bisa Buyar (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Terungkapnya aksi curang dalam pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS 2021 dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) di sejumlah daerah menjadi sorotan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

Pembobolan tersebut dilakukan oleh oknum dengan menggunakan aplikasi berbasis remote access. Padahal Badan Kepegawaian Negara (BKN) sudah menjamin keamanan sistem Seleksi CAT.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Syamsurizal menegaskan, Komisi II DPR tidak ingin kejadian serupa terulang. Ia meminta pihak terkait memastikan keamanan sistem dan teknologi yang kelak akan digunakan di tahapan berikutnya atau seleksi kompetensi bidang (SKB).

“Kami akan kontrol secara serius karena berkaitan dengan terjadinya kecurangan-kecurangan yag sangat memalukan yang baru-baru ini melibatkan 225 CPNS yang mengikuti tes SKD,” ujar Syamsurizal, Selasa (16/11/2021).

Komisi II sudah melakukan kajian-kajian serta sudah meminta penjelasan dari Kementerian PAN-RB serta BKN. Ia mengaku merasa heran pengerjaan soal masih bisa dilakukan dari luar perangkat tes. 

"Padahal sebelumnya teknologi yang digunakan sudah diklaim aman. Jangan sampai arahan Presiden Joko Widodo agar kita memiliki CPNS yang berkelas dunia buyar karena kecurangan seperti ini,” kata Syamsurizal.

Komisi II DPR kata Syamsurizal mengingatkan kepada stakeholder terkait agar tidak terjadi lagi pembocoran soal, pengerjaan soal dari luar ruang tes atau hal-hal yang sifatnya mencurangi seperti kejadian membantu 225 peserta tes dengan cara remote access menerobos ke bank soal.

“Kami akan terus menjalankan fungsi kontrol dalam pelaksanaan seleksi CPNS yang bebas kecurangan demi mewujudkan CPNS yang jujur, berintegritas, dan berkelas dunia,” pungkas Syamsurizal. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD