Rosan merinci Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) hampir seimbang di mana 49,89 persen merupakan PMDN, dan 50,02 persen merupakan PMA.
Adapun dari realisasi tersebut, berhasil menyerap tenaga kerja 706.569 orang atau 18,93 persen.
Dari sisi wilayah, investasi di luar Pulau Jawa masih mendominasi dengan porsi 50,37 persen, sementara investasi di Pulau Jawa sebanyak 49,63 persen. DKI Jakarta menjadi provinsi dengan realisasi investasi terbesar, yakni 15,76 persen, kemudian disusul Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, dan Jawa Tengah.
Singapura masih menempati posisi teratas penyumbang investasi ke RI sebesar USD4,6 miliar, kemudian Hong Kong USD2,7 miliar, China USD2,2 miliar, Amerika Serikat (AS) USD1,7 miliar, dan Jepang USD1 miliar.
(NIA DEVIYANA)