AALI
9700
ABBA
286
ABDA
7375
ABMM
1380
ACES
1340
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
194
ADRO
2230
AGAR
344
AGII
1435
AGRO
1345
AGRO-R
0
AGRS
167
AHAP
69
AIMS
372
AIMS-W
0
AISA
179
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
785
AKSI
845
ALDO
1485
ALKA
346
ALMI
278
ALTO
270
Market Watch
Last updated : 2022/01/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.22
-0.66%
-3.34
IHSG
6591.98
-0.33%
-22.08
LQ45
938.61
-0.66%
-6.20
HSI
24042.51
-0.29%
-70.27
N225
27467.23
-2.8%
-790.02
NYSE
16950.91
-1.56%
-268.15
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,369
Emas
837,003 / gram

Agar Dunia Aman, RI Ingin Seluruh Senjata Nuklir di Musnahkan

ECONOMICS
Rista Rama Dhany
Kamis, 30 September 2021 21:35 WIB
Indonesia mengusulkan agar seluruh senjata nuklir yang ada saat ini dimusnahkan, tujuannya agar seluruh negara di dunia merasa aman.
Agar Dunia Aman, RI Ingin Seluruh Senjata Nuklir di Musnahkan (FOTO: MNC Media)
Agar Dunia Aman, RI Ingin Seluruh Senjata Nuklir di Musnahkan (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Indonesia mengusulkan agar seluruh senjata nuklir yang ada saat ini dimusnahkan, tujuannya agar seluruh negara di dunia merasa aman. Berdasarkan data, saat ini terdapat 13.000 senjata nuklir yang dimiliki sejumlah negara.

Hal tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi saat melakukan pertemuan High-level Plenary Meeting on the International Day for the Total Elimination of Nuclear Weapons pada Sidang Majelis Umum ke-76 PBB di New York, Amerika Serikat (AS). Diketahui, Indonesia adalah koordinator Gerakan Non-Blok dan sebagai salah satu proponen utama dari adanya peringatan total elimination ini.

Dalam pertemuan tersebut, Retno menegaskan bahwa dunia tidak akan mendapatkan manfaat dari keberadaan senjata nuklir. “Pemusnahan senjata nuklir adalah satu-satunya cara untuk melindungi penghuni dan masa depan bumi ini,” kata Retno dalam keterangan tertulisnya (29/9/2021).

Ia menyampaikan bahwa harapan dunia untuk terbebas dari ancaman nuklir masih elusif.
“Hingga saat ini kita lihat masih terdapat 13.000 (tiga belas ribu) senjata nuklir yang menjadi ancaman terhadap perdamaian dan keamanan dunia dan dunia tidak akan pernah merasa aman sampai seluruh senjata tersebut dimusnahkan,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut, Retno menekankan bahwa Traktat Non-proliferasi harus senantiasa ditegakkan. Ia berpendapat, seluruh negara harus menjalankan komitmennya terhadap traktat ini.

Ia mengatakan, perlombaan senjata nuklir dan power projection harus dihentikan agar tidak merusak integritas dan kredibilitas dari traktat non-proliferasi. “Adanya kemungkinan senjata ini jatuh ke tangan non-state actors harus menjadi landasan atau alasan kuat bagi kita semua untuk mempercepat perlucutan senjata nuklir,” ujarnya.

Retno juga menekankan mengenai pentingnya memperkuat arsitektur perlucutan senjata nuklir. Selain itu, traktat ini memberikan kerangka hukum untuk mendelegitimasi senjata nuklir.
“Pemberlakuan Treaty for the Prohibition of Nuclear Weapons tahun ini merupakan tonggak sejarah yang sangat penting,” ucapnya.

Retno mengungkapkan, upaya untuk mendorong isu nuclear disarmament ini bahkan sebenarnya sudah dilakukan sejak sebelum Covid-19. Selain itu, ia berpandangan bahwa Covid-19 tidak boleh membiarkan masyarakat internasional kehilangan fokus pada isu yang penting ini. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD